2020-12-19 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua Panitia Pertama DPD RI Fahru Razi (FPDrul Razi) memuji desa, kawasan miskin pembangunan dan menteri imigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar (Abdul Halim) Iskandar), diyakini berhasil mencegah penyebaran Covid-19. Menurut Fachrur Razi, Menteri Abdul Halim atau biasa disapa Menteri Gus dengan kebijakan pelatihan “Relawan Desa Melawan Covid-19” sangat efektif, oleh karena itu, Desa-desa di Indonesia jauh dari bahaya Covid-19. Fachrur Ra ​​zi mengatakan pada konferensi kerja virtual yang diadakan dengan Kementerian Kesehatan pada Selasa (9/8/2020): “Penyebaran Covid-19 akan meningkat dan akan menjadi lebih umum.” -Fachrur Ra Zi pun mengapresiasi Kementerian Kesehatan PDTT. Ketika perekonomian nasional mulai goyah, ia ikut serta dalam Proyek Dana Desa BLT. Tanpa rencana BLT Dana Desa, dia tidak akan bisa membayangkan nasib masyarakat pedesaan. Pantau perkembangan Dana BLT Desa untuk memprediksi kecurangan di DPD daerah.Jika PDTT Kemenkes mengizinkan, RI juga siap membantu masuk ke daerah. Dia menyimpulkan.

Kali ini, Menteri Gus memaparkan langkah strategis yang diambil untuk menghadapi pandemi Covid-19.Menurutnya, terkait dampak Covid-19, setidaknya ada dua hal yang perlu ditangani secara cepat dan serius, yakni kesehatan dan kesehatan. Ekonomi.

Langkah Kementerian Kesehatan, Kementerian Kesehatan, dan PDTT telah membentuk relawan pedesaan melawan Covid-19, yang misinya memberikan edukasi publik dan menyediakan fasilitas cuci tangan sabun di tempat umum.

Selain itu Begitu pelayanan kesehatan diberikan, perekonomian juga harus pulih. Oleh karena itu, Menteri Gus meredistribusi dana desa ke BLT sebagai jaring pengaman sosial. Di bawah promosi BLT, perekonomian pedesaan terus berjalan.

“Tujuannya untuk merevitalisasi perekonomian. Makanya kami susun pendataan dengan calon penerima BLT. Ini orang pertama yang belum masuk TKS tapi jelas miskin, yang kedua sudah kehilangan mata pencahariannya, dan yang ketiga karena keluarganya peka penyakit kronis, ”terangnya. Katakanlah. Upah minimum adalah 50% dari pagu anggaran untuk tenaga kerja tunai pedesaan (PKTD) Prinsip PKTD adalah upah minimum 50% karena meningkatkan daya beli dan kerja yang dilakukan dengan PKTD relatif tinggi Tidak terampil, bahan khusus yang tidak diperlukan- “Misalnya, kami menginformasikan desa-desa yang membersihkan industri pariwisata dan diurus oleh dana desa dan PKTD, yang artinya bahan-bahan tersebut hampir tidak diperlukan. Harapannya, dia berkesimpulan daya beli masyarakat akan meningkat dan sedikit banyak berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia agar tidak turun pada triwulan III. (*)

Tinggalkan Balasan