2020-12-18 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Untuk mewujudkan pembangunan kesejahteraan masyarakat diperlukan kerjasama, kerjasama dan kepedulian terhadap masyarakat, pengusaha dan filantropis. “Kwitansi atau Barang (PUB)”, kata Menteri Sosial Juliari P Batubara dalam rapat penyelenggara UGB dan PUB, Jumat (11/6/2020) di Hotel Merlin Park, Jakarta. Di hadapan perusahaan dan penyelenggara UGB dan PUB, Menteri Sosial Juliari terjebak karena negara tersebut sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh bidang kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya. Menteri Sosial Ali mengatakan: “Berdasarkan SK Nomor 11 Tahun 2009, tentang partisipasi masyarakat dalam perlindungan sosial, Pasal 38 mengatur bahwa masyarakat memiliki kesempatan yang paling besar untuk berperan dalam penyelenggaraan pergaulan sosial. Pemerintah Republik Indonesia telah menginstruksikan kepada pemerintah untuk bertindak cepat. Berbagai langkah khusus telah dilakukan untuk menanggulangi Covid-19, termasuk Kementerian Sosial Republik Indonesia .. Selain itu, Kementerian Sosial RI tengah membantu menjadi yang terdepan dalam rencana implementasi percepatan penanganan dampak Covid-19, diantaranya Berikan bantuan sembako, bansos tunai dan bansos. Bantu beras. Syaratnya, tapi saya yakin niat ikhlas, keikhlasan dan sinergi itu bisa berjalan lancar, ”kata Ali.

Subsidi langsung negara dari penyelenggara UGB yang berpartisipasi. Hingga November 2020, Kementerian Sosial telah menyalurkan 1.367 crore rupee untuk merawat orang-orang yang rentan terhadap risiko sosial, bencana alam, dan mereka yang terkena dampak Covid-19. — Selama periode ini, partisipasi melalui PUB dikelola dan dibimbing langsung oleh masyarakat atas izin Kementerian Sosial RI.

Tinggalkan Balasan