2020-12-18 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sosial mempercepat penyaluran bantuan sembako Presiden kepada warga terdampak Covid-19, salah satunya bekerjasama dengan organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP). -Menteri Sosial Julianna Batubara (Juliari P. Batubara) mengatakan: “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri ketika menjalankan tugas nasional, tapi perlu kerjasama dengan ormas seperti PP, terutama di tengah Covid-19.” Masyarakat Kementerian Dalam Negeri Juliari mengatakan, pihaknya secara simbolis membagikan 2.856 paket bantuan sembako dari presiden kepada direksi cabang PP di Jabodetabek, Jakarta pada Rabu (29 Juli 2020).

Tugas dan fungsi utama. Salah satunya adalah pendistribusian paket bantuan pangan kepada masyarakat yang terkena pandemi Covid-19. — “Kami berharap terjalin kemitraan yang saling menguntungkan dengan penyaluran sembako kepada Presiden sebagai titik awal. D. Yang terpenting, ada data warga terdampak bencana dan warga yang menerima bansos,” kata Juliari.

Melalui bingkisan sembako, Presiden berharap dengan adanya hal ini dapat membantu warga yang menerima dan mengurangi beban pekerjaan sehari-hari.

PP Japto Soerjo Soemano, Ketua Dewan Direksi Nasional, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian dan bantuannya terhadap kebutuhan pokok Presiden yang disalurkan melalui Organisasi Presiden. “Ini kesempatan untuk membantu masyarakat. Kami ingin berterima kasih kepada Presiden dan Menteri Sosial atas perhatiannya, bukan bantuan yang telah mereka berikan.”

Di bawah pengaruh pandemi Covid-19, banyak orang yang menganggur atau menganggur. Ketidakmampuan membayar sewa dan berusaha memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia mengatakan: “Tidak hanya orang miskin, tapi mungkin karyawan juga terkena Covid-19. Mereka membutuhkan bantuan sembako, termasuk anggota PP di seluruh Indonesia.” – Pada acara tersebut, hadir Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazarudin; disampaikan kepada Menteri Setiap staf ahli. Aksesibilitas Sosial, Sonny W. Manalu; Erwin Tobing, Staf Khusus Menteri Sosial.

Selain itu, Kukuh Ariwibowo, Staf Ahli Menteri Sosial; H Arif Rahman, Sekretaris Jenderal MPN PP; dan Aulia Arief, Direktur Jurusan Kemahasiswaan Sekolah Pemuda Pancasila Pancasila (Sapma). (*)

Tinggalkan Balasan