2020-12-17 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyambut kesembilan ABK Indonesia tersebut.Pada Jumat malam (29/5/2020) malam, mereka kembali dari Korea Selatan menuju Terminal 3 dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. kedatangan. Sesuai dengan “Undang-Undang Perlindungan Buruh Migran Indonesia” (PPMI) No. 18 tahun 2017, awak kapal dipersilakan sebagai dukungan moral dan perhatian pemerintah terhadap penderitaan TKI.

Kesembilan awak kapal yang kembali ke Indonesia, yaitu Nugi Pagestu Bandung / Jawa Barat); Eko Abdurrachman, Rohman dan Agung (Cirebon / Jawa Barat); Aidul (Lampung Selatan / Lampung).

Empat awak lainnya, yaitu Arief Saefudin (Kediri / Jawa Timur); Rasilan (Kibmen / Jawa Tengah), David Marvino (Jakarta Utara / DKI Jakarta); dan Eric (Palu / Sulawesi Tengah).

“Pemerintah telah berupaya agar tidak terulang kembali semua kisah tragis tentang rasa sakit dan kekerasan yang dialami ABK Indonesia, termasuk memperkuat pengawasan dan pengawasan,” kata.

Kepada seluruh ABK, Ida Fauziyah menyarankan jika ingin bekerja di luar negeri dan menjadi ABK bisa belajar. Dorong kru untuk mempelajari kontrak kerja dengan cermat sebelum pergi, dan pelajari kredibilitas dan legalitas perusahaan.

Juga minta kru untuk mengunjungi kantor Disnaker setempat atau layanan terintegrasi satu atap (LTSA) di area tersebut. Pertama, periksa kredibilitas dan legitimasi perusahaan keluar. Ia mengatakan: “Ida Fauziyah mengatakan bahwa posisi Ida Fauziyah adalah memberi tahu kru tentang pengalaman buruk melalui jejaring sosial masing-masing.

Tinggalkan Balasan