2020-12-17 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menandatangani program sertifikasi bagi teknisi refrigerasi dan pendingin ruangan serta meluncurkan aplikasi MontiR-AC pada perayaan Hari Ozon Internasional pada Rabu (16/9/2020). Setiap tahun, dunia memperingati Hari Ozon Sedunia pada 16 September.

Tahun ini, Hari Ozon Internasional diperingati dengan tema resmi dari United Nations Environment Programme (UNEP), yaitu “Life Ozone Layer”. Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengimbau seluruh komunitas global untuk memberikan contoh bagaimana semua pihak dapat bekerja sama untuk melindungi dan memulihkan bumi. Ozon, dan dengan antusiasme yang sama, menyembuhkan seluruh bumi dan menciptakan masa depan yang lebih cerah dan lebih baik bagi seluruh umat manusia.

Bacaan: Sertifikasi Teknisi Penyejuk Udara KLHK: Mencegah Penipisan Ozon

“Untuk mengurangi penipisan lapisan ozon berarti melatih teknisi refrigerasi dan AC (RAC) yang cakap. Ini terutama penting karena teknisi yang cakap akan benar Memelihara peralatan RAC mencegah pelepasan refrigeran ke udara dan mengurangi konsumsi lapisan ozon. Selain itu, memelihara peralatan RAC sesuai standar mesin juga dapat memperpanjang umur mesin dan menghemat konsumsi energi peralatan yang digunakan, ”ujar Ruandha Agung Sugardiman, general manager pengendalian perubahan iklim. . Helmi Basalamah yang mengikuti webinar “Life Ozone” mengatakan bahwa jika kita dapat mengandalkan tantangan saat ini dan mengandalkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, maka pembangunan manusia akan terwujud. Ada 3 pilar yaitu standar keterampilan, pelatihan keterampilan dan sertifikasi. Standar kompetensi digunakan sebagai dasar penyelenggaraan dan penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi keterampilan, agar pengembangan sumber daya manusia dapat terlaksana secara optimal – tidak hanya itu, tetapi juga perlu sinkronisasi ketiga unsur tersebut serta memberikan pembinaan dan pengawasan. Kementerian dan komisi terkait bekerja sama dengan semua pihak. — “Dalam rangka meningkatkan ketrampilan SDM Kuala Lumpur dan Hongkong, Departemen LHK memberikan 20 Standar Kompetensi Profesional Nasional Indonesia (SKKNI) dan 14 Standar Keterampilan Khusus bagi pejabat LHK. Salah satu SKKNI yang disiapkan adalah teknisi refrigerasi dan AC,” ujarnya. Kata Ermi. -Menurut data teknisi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), saat ini hanya 2.000 teknisi berkualitas yang bersertifikat. Namun, permintaan Indonesia untuk peralatan RAC terus meningkat, yang menyebabkan peningkatan permintaan akan teknisi RAC yang memenuhi syarat untuk memelihara peralatan RAC.

Untuk memenuhi kebutuhan teknisi RAC yang berkualifikasi, hari ini Departemen Lingkungan dan Kehutanan L telah menandatangani program sertifikasi untuk teknisi pendingin dan AC.

Tinggalkan Balasan