2020-12-16 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pada tahun 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp540 miliar untuk Rencana Pembangunan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Daerah (PISEW) sebagai bentuk pelaksanaan pembangunan infrastruktur sosial. Rencana padat karya. 900 ruas jalan, total alokasi anggaran dapat menyerap 17 karyawan dari masing-masing lokasi, jangka waktu pelaksanaan sekitar 75 hari, sehingga total potensi tenaga kerja PISEW tahun 2020 adalah 15.000 tenaga kerja. -Per 30 Agustus 2020, anggaran sudah tercatat.Pelaksanaan PISEW sudah membayar 73%, yaitu 394,2 miliar rupiah yang telah menjangkau 843 daerah dan menyerap 14.764 tenaga kerja. Anggaran merupakan bagian dari rencana.Total anggaran rencana kas kerja PKT Kementerian PUPR di 34 provinsi di Indonesia dialokasikan 12,32 triliun rupiah) untuk pembangunan infrastruktur guna mendukung produktivitas masyarakat pedesaan, sehingga berpotensi untuk menyediakan Manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat.

‚ÄúRencana PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat / mereka menggunakan lokal sebagai partisipan, terutama infrastruktur kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan pekerjaan. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan .— -Dia menambahkan, rencana tersebut juga ditujukan untuk mengalokasikan dana pembangunan pedesaan.

Salah satu lokasi implementasi rencana PISEW Kementerian PUPR adalah Pusat Infrastruktur Wilayah, Dinas Cipta Karya Banten yang berlokasi di Tangerang, Pandeglang, Lebak dan Serang Diantara 23 kecamatan yang ada di wilayah tersebut.

Secara umum, infrastruktur di wilayah Banten disediakan berupa jalan produksi, sebagai prasarana penunjang pertanian, produksi industri dan prasarana untuk memudahkan tugas-tugas petani i transportasi hasil pertanian, perkebunan dan perikanan

Selain itu, di tingkat distribusi sekunder atau di perdesaan, seperti pembangunan infrastruktur jembatan kecil, peningkatan kualitas sarana air minum dan sanitasi, serta pembangunan infrastruktur pendukung produksi dan pertanian, ck, perikanan dan pendirian usaha kecil dan menengah. Manfaat juga dapat diberikan dengan meningkatkan kapasitas produksi barang-barang berkualitas dan potensi lokal.Selama ini Kementerian PUPR terus melakukan percepatan penyampaian program PKT termasuk PISEW yang ditujukan untuk ketidakpastian ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19. Untuk mengurangi pengangguran dan menjaga daya beli.Selain itu, berbagai kegiatan rencana PKT juga mendapat banyak manfaat dari masyarakat dan mendapat dukungan dari DPR RI. (***)

Tinggalkan Balasan