2020-12-16 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Ketenagakerjaan telah menandatangani kesepakatan (MoU) (LSP) Skema Sertifikasi Tipe 2 atau P2 Biro Sertifikasi Profesi melalui Administrasi Umum Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa Kementerian Tenaga Kerja dan BNSP berkomitmen untuk memenuhi standar program BLK untuk pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi. Hal ini dilakukan agar seluruh rencana pelaksanaan pelatihan vokasi Indonesia menjadi setara. Bambang Satrio Lelono, General Manager Binalatas Kemnaker, mengatakan di kantor BNSP Jakarta, Kamis (25/6).

Tentang Covid-Banbang general manager pada tanggal 19 mengatakan pihaknya tidak hanya mengembangkan program pelatihan secara offline, tetapi juga mengembangkan secara online. Oleh karena itu, jika pelatihan BLK bersifat online maka sertifikasi juga akan online. Ini akan memudahkan kita. -Tugas pelatihan dan sertifikasi besar, ā€¯ujarnya.

Ketua BNSP Kunjung M Penasehat mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan ini, diharapkan pelatihan akan setara di semua daerah. Misalnya, Provinsi Aceh mengadopsi rencana pelaksanaan pelatihan yang sama. — “Dengan tanda tangan ini, program pelatihan di semua wilayah akan sama, dan tiga metode akan digunakan. Dalam bentuk bundling. Sejauh ini memang ada standar, tetapi implementasinya berbeda. Mudah-mudahan nanti tidak ada perbedaan rencana diklat, “jelas Kunjung.

Menurutnya, sertifikasi yang diberikan parpolnya merupakan proses pengakuan akhir. Oleh karena itu, BNSP melalui LSP menjamin kualitas pembinaan, terutama Sedang dalam proses perencanaan dan pelaksanaan sertifikasi .

Penandatanganan MOU ini sebenarnya dibantu oleh 30 Direktur BLK dan LSP P2 BLK Direktur.

Tinggalkan Balasan