2020-12-16 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan pada Senin (28/9) melalui Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meluncurkan sistem tiket elektronik dan aplikasi pelacakan transportasi untuk transportasi pengguna di Terminal Jatijahar. Sumadi berharap sistem tersebut dapat mengurangi risiko penyebaran COVID-19 di sarana dan prasarana transportasi khususnya di wilayah Jabodetabek.

“Dengan menggunakan teknologi ini, kami berharap dapat mengurangi risiko tertular COVID-19. Salah satunya dengan penggunaan sistem tiket elektronik dan aplikasi transisi. Sistem ini harus segera kami terapkan pada angkutan umum,” kata Budi, Menteri Perhubungan. . -Menhub Budi menjelaskan, dalam pandemi seperti itu, pemerintah dan masyarakat harus mampu beradaptasi dengan tatanan personalisasi baru, yakni optimalisasi teknologi. Pasalnya, angkutan umum atau angkutan umum digunakan oleh banyak orang, sehingga perlu diterapkan protokol kesehatan yang lebih ketat, salah satunya pengaktifan sistem berbasis teknologi. Antar provinsi), Chek AKDP (antar kota antar provinsi) bertanggung jawab untuk mencetak tiket atau boarding pass, dan GO SHOW berfungsi untuk membeli tiket di mesin tiket otomatis.

Aplikasi Tracak Trans adalah aplikasi yang dikembangkan untuk masyarakat pengguna transportasi khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk memantau risiko penyebaran COVID-19, baik di wilayah lokasinya, di wilayah mengemudi, maupun di mana ia akan melakukan perjalanan. Kendaraan dan rutenya di sepanjang mereka.

“Jika kita tidak mengikuti prosedur sanitasi dengan baik pada sarana dan prasarana transportasi umum, mohon tidak menutup kemungkinan penularan virus dengan benda mati (seperti uang kertas, uang tunai dan bentuk langsung lainnya). Transaction), Menteri Perhubungan Budi menjelaskan: “Aplikasi pelacakan ini dapat memantau risiko penyebaran COVID-19 di sekitar wilayah kami. Selain itu, Menteri Perhubungan Budi juga mengucapkan terima kasih kepada para agen yang ada di lokasi. Mereka bisa melayani tanpa gangguan meski dalam pandemi ini. Apakah mereka agen dari dinas perhubungan darat, laut, udara, dan kereta api? BPTJ juga menyumbangkan 1.500 masker. Disalurkan ke PO bus Depok .- “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada petugas lapangan yang selalu terdepan dalam melayani masyarakat selama pandemi, dan demi tercapainya prinsip keselamatan, kenyamanan, kebersihan dan kebersihan, serta membuat jalur transportasi Transportasi aman dengan risiko sangat tinggi. Mereka juga mengawasi pelaksanaan perjanjian sanitasi. Karenanya, kita patut berterima kasih kepada para personel avant garde ini, ”kata Menteri Perhubungan Budi. -Menhub Budi (Budi) berpesan kepada Kementerian Perhubungan dan seluruh sektor masyarakat untuk terus melaksanakan kesepakatan sanitasi dengan baik dan menjaga kehidupan selama pandemi Covid-19. Optimis, seperti saat ini karena pada dasarnya transportasi merupakan tumpuan perekonomian negara.

Tinggalkan Balasan