2020-12-15 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menpora Zainudin Amali mulai Rabu (22/7/2020) siang dari lobby lantai 9 Graha Pemuda Senayan, Jakarta Pusat, hingga Pusat Latihan Angkat Besi Nasional (Pelatnas) untuk memantau Badan Latihan Nasional Olimpiade Tokyo.

Himbauan Menpora Indonesia Semua atlet yang menerima pelatihan nasional tetap terlatih dengan baik saat melaksanakan program pelatihan terlatih.

Bagaimanapun, Tim Menpura Indonesia tetap akan memantau timnas terhadap beberapa cabang olahraga, termasuk dalam kasus kunjungan yang sedikit pada saat pandemi seperti sekarang. Tinjauan virtual bertujuan untuk menyaksikan ujian persiapan atlet angkat besi untuk Olimpiade Tokyo, yang telah ditunda karena pandemi Covid-19 dan akan dilakukan tahun depan (23 Juli hingga 8 Agustus 2021). – “Pelatnas mengikuti tiga cabang olahraga. Saat ini kita pantau bulu tangkis, angkat besi dan menembak. Kali ini PB PABBSI, karena salah satu tujuan angkat besi adalah meraih medali, tapi Eko Yuli berharap salah satunya. Ia mengatakan Erawan sudah meraih hasil bagus. Kemajuan. “- Sebuah pesan khusus dikirimkan ke Pengangkat Internasional. Ketika dia mendengar kucing itu, dia sering terlatih dan terlatih di rumah dan memiliki hubungan dekat dengan keluarganya.

“Dengan kondisi saat ini, tidak hanya Eko yang akan memberlakukan tindakan disipliner pada keluarganya. Ia berpesan agar masa depan Tokyo, jika tidak impian disiplin yang ketat akan hilang.

Menurut laporan Waketum PB PABBSI Djoko Pramono, Ada program yang bernama “Achievement Test Progress”, yaitu kompetisi internal yang dirancang untuk menyesuaikan dengan standar kompetisi International Weightlifting Federation (IWF). Juga penting untuk mengikuti secara ketat penerapan semua hal dalam protokol kesehatan. Katanya : “Saat ini, seluruh gedung tidak dapat menampung hingga 30 orang. Sementara itu, Eko Yuli Irawan (kelas 61 kg), Windy Cantika Aisyah (kelas 49 kg), Nurul Akmal (kelas 87 kg). Sedangkan yang masih lolos, Rahmat Erwin Abdullah (kelas 73 kg), Triyatno ( Kelas 73 kg) .- Hasil tes prestasi terakhir berlangsung, juara pertama angkat putri, juara pertama Windy Cantika Aisyah (skor 287,17), juara kedua Nurul Akmal (skor 262,28). Juara pertama Putra Eko Yuli Irawan ( Skor 429,19), kedua Rahmat Erwin Abdullah (skor 410,76).

Ketua Pusat KONI Marciano Norman, Perwakilan KOI Indra Gamulya, mantan Direktur PABBSI Adang Dorojatun, pelatih kepala Dirja Wihardja dan pelatih langsung disaksikan oleh saksi. (*)

Tinggalkan Balasan