2020-12-15 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penarikan kembali organisasi pada Kamis (8/6/2020) yang melibatkan pejabat senior dari departemen menengah dan sipil Kementerian Pertanian. Dalam recall ini, Nasrullah (Nasrullah) menggantikan mantan general manager peternakan dan kesehatan hewan dengan Ketut Diarmita. Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian dan Gunawan menjabat sebagai Sekretaris PJ Biro Sarana dan Prasarana Pertanian.

Baca: Kementan Dorong Peningkatan Kapasitas Para Pemimpin Masa Depan Perusahaan – Juga Mulai Nama Berikutnya. Saat ini Priatna Sasmita adalah Direktur Puslitbang Tanaman Pangan, Muhammad Taufik Ratule Direktur Puslitbang Hortikultura, dan Agus Susanto sebagai Agen Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Hewan, dengan nama belakang Maidaswar, menjabat sebagai direktur komite kendali mutu dan sertifikasi obat hewan dari pusat tersebut. Menteri Pertanian (Mentan) Syahru l Yasin Limpo langsung meminta karyawannya untuk melipatgandakan usahanya. Ia berharap dengan posisi ini, sektor pertanian bisa mencapai hasil yang maksimal.

“Saya menyarankan agar Anda dapat mengembangkan sumber daya yang dapat kami gunakan dan kelola organisasi ini dengan sebaik-baiknya. Saya berharap dedikasinya. Akan menjadi ladang amal dan bermanfaat bagi rakyat Indonesia,” Menteri Pertanian di Tribunnews, Kamis (6 / 8/2020) dalam keterangan yang diterima.

Menurut Menteri Pertanian, setiap jabatan tidak akan ada artinya jika pejabat tidak dapat memberikan kontribusi sebesar-besarnya untuk kemajuan negara. – — “Posisi hanya datang dari Tuhan. Semuanya tergantung takdir Anda. Tapi pejabat bukan untuk bersantai. Ini adalah perintah dari Allah, dari Tuhan. Oleh karena itu, posisinya melekat inheren, bukan luar biasa. Padahal, pertanyaannya, dalam kondisi apa kita akan menghentikan posisi ini? Dia berkata: “Saya minta pertanian kita dikembangkan lebih lanjut. Dia menyambut baik datangnya kuarter ketiga. Ia berharap seluruh subsektor pertanian mampu memenuhi kebutuhan penduduk Indonesia.

“Kuartal II tanaman pangan yang menjadi pemenang. Tapi saya minta pada trimester ketiga, berkebun dan lain-lain harus menunjukkan tenaga. Begitu juga tolong perkuat fokusnya. Makanya terimalah,” ujarnya.

“Saya ingin Anda bekerja dengan konsentrasi dan disiplin. Anda harus tahu tahapan pekerjaan tertentu. Jika Anda fokus, itu hebat. Fokus berarti Anda tidak bermain. Tidak ada korupsi. Dan Anda harus menggunakannya,” Menteri Pertanian Disimpulkan.

Tinggalkan Balasan