2020-12-14 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Di tengah pelemahan ekonomi nasional akibat pandemi virus corona, ekspor pertanian masih tetap berjalan baik. Berdasarkan catatan, pada April 2020, ekspor pertanian mencapai US $ 280 juta, meningkat 12,66% dibanding periode yang sama tahun 2019 (year-on-year). Berdasarkan sektor ini, hanya ekspor sektor pertanian yang mengalami peningkatan year-on-year (year-on-year). Suhariyanto, Direktur Badan Pusat Statistik, juga menjelaskan dalam siaran persnya bahwa dari Januari 2020 hingga April 2020, ekspor nonmigas Indonesia didominasi oleh ekspor lemak. Volume perdagangan minyak hewani dan nabati sebesar US $ 6,25 miliar atau US $ 12,24. Suhariyanto, Selasa, 2 Juni 2020 mengatakan: “Ini pertanda positif. Hirup angin segar. Pertanian dan hasil olahannya menunjukkan pertumbuhan positif.” Suhariyanto mengatakan, sektor pertanian memegang peranan penting dalam kinerja. Ekspor dalam negeri.

Selain itu, Suhariyanto melaporkan bahwa nominal upah pekerja migran juga mengalami peningkatan. Menurut catatan, upah nominal meningkat dari 55.254 pada bulan sebelumnya menjadi 55.318 pada April 2020 atau meningkat 0,12%. (*)

Tinggalkan Balasan