2020-12-13 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah telah mengembangkan destinasi wisata super prioritas di lima (lima) wilayah, yaitu Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika-Lombok (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Timur) Nusa Tenggara dan Lukupang (Sulawesi Utara) meningkatkan kunjungan wisatawan untuk bersaing dengan negara lain .

Berdasarkan keputusan tersebut, sesuai arahan Presiden Joko Widodo tentang konektivitas dengan destinasi wisata, Administrasi Umum Angkutan Laut terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana transportasi laut. Wujud nyata pembangunan infrastruktur penunjang pemerintah di 5 (lima) kawasan tujuan wisata super prioritas. -Andi Hartono, Direktur Jenderal Administrasi Umum Angkutan Laut, mengumumkan pada tahun 2020 pemerintah akan meloloskan Itime Transport Administrasi Umum pada bulan Maret untuk membangun hingga 4 (empat) kapal pesiar kaca bagian bawah dan menyerahkan 2 (dua) kaca dasar Kapal pesiar katamaran harus ditempatkan di NTT Labuan Bajo dan 2 (dua) unit kapal pesiar trimaran dasar kaca harus ditempatkan di Bunaken, Sulawesi Utara. Kapal wisata kaca bagian bawah sebanyak 4 unit yang akan dibangun hari ini, Alhamdulillah, kita dapat menyaksikan peletakan lunas perahu wisata kaca bagian bawah sebanyak 4 (empat) unit bersama-sama “, Andy membacakan kata-kata general manager saat sintesis lunas. Wei Zhou Empat (17/11) pembangunan empat (empat) unit perahu wisata kaca bawah di Jakarta Tanjung Priok Jakarta meletakkan pondasi.

Menurutnya, pembangunan glass bottom perahu wisata ini untuk mendukung zona 5 (lima). Rencana pengembangan kawasan wisata super prioritas menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk mengunjungi bentang alam bawah laut Labuan Bajo dan Bunaken.

Selain itu, Andy Men menjelaskan bahwa 4 (empat) unit wisata perahu kaca bottom adalah milik APBN. Dana tersebut telah memberikan dana selama beberapa tahun pada tahun anggaran 2020-2021.

Sebelumnya telah ditandatangani kontrak pembangunan 4 (empat) unit perahu kaca uni bottom dan tiga link. 1. PPK akan menjadi kapal wisata glass bottom selama tahun 2020 Biro Konstruksi, Transportasi dan Transportasi Laut dan PT. Galangan Kapal Baru Bahari, PT. Proskuneo Kadarusman, PT. Galangan Kapal Duma Tanjung Perak dan pembangunan kapal wisata glass bottom antara 13 Oktober 2020 PPK, Biro Transportasi dan Angkutan Laut dan PT. Galangan Kapal Sentosa berlokasi di markas Kementerian Perhubungan.

Selain itu, Andy juga lupa apa yang dilakukannya kepada Direktur Biro Transportasi dan Angkutan Laut beserta jajarannya di semua tingkatan Terima kasih atas kerja kerasnya. Kapal pesiar kaca bagian bawah.

Antoni Arif Priadi, Kepala Departemen Angkutan dan Pengiriman Lintas Batas, mengungkapkan dalam laporannya bahwa empat (empat) dasar dibangun Nilai kontrak glass tour boat tersebut adalah Rp 76,6 miliar. Ia mengatakan: “Setelah pengerjaan mencapai 1% atau blok yang terpasang mencapai 50 ton, maka dilakukan kegiatan peletakan lunas untuk pembangunan perahu wisata kaca bagian bawah. “-Selain itu Andy juga meminta masyarakat destinasi pariwisata untuk berkontribusi dalam pengembangan pariwisata lokal.” Masyarakat perlu dilibatkan langsung, mulai dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, karena kebersihan tempat wisata menjadi pertimbangan wisatawan untuk berkunjung. . Andy berkata: “Mari kita kembangkan keamanan dan kebersihan. (*)

Tinggalkan Balasan