2020-12-12 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Tracking Sistem Pemisahan Lalu Lintas Selat Sunda dan Selat Lombok (TSS) yang diadopsi oleh Maritime Organization (IMO) melalui IMO Notice COLREG.2 / Circ.337. Penentuan opsi rute selain peta pemisah lalu lintas Langkahnya, dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2010 tentang Navigasi, Menteri Perhubungan berkewajiban untuk menentukan jalur, sistem rute, tata cara lalu lintas dan area tambat kapal berdasarkan kepentingannya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Badan Administrasi Umum Angkutan Laut telah mengesahkan Keputusan No. KM yang menetapkan Menteri Perhubungan, dan telah menyusun pedoman hanya kapal dan kapal yang transit yang menuju pelabuhan Indonesia. . Keputusan Nomor 130 Tahun 2020 tentang Penetapan Sistem Jalan di Selat.

“Saya sangat menyambut baik peluncuran acara ini yang dapat digunakan sebagai sarana tukar menukar ilmu dan pengalaman, dan saya telah memberikan dukungan kepada para peserta dalam penyelenggaraan tata cara lalu lintas kapal yang melintasi Selat TSS Sunda dan TSS Selat Lombok. Mendukung keselamatan dan keamanan navigasi serta memastikan perlindungan maritim kawasan ”, kata Dirjen Perkapalan R Agus H Purnomo dalam sambutannya pada acara sosialisasi KM 130 2020 yang diadakan di Jakarta pada Kamis, 6 Juni 2020) .— -Saat ini, jalur pelayaran perdagangan kapal Asia Timur di luar Selat Malaka melewati Selat Throughta dan Selat Lombok. –Tiga selat ini adalah jalur transportasi yang sangat penting. Dan strategi transportasi internasional terutama untuk negara-negara Asia Timur seperti China dan Jepang.

Tempat Hak Asasi Manusia Untuk berlayar dari Selat Malaka menuju Selat, jalur alternatif melewati Selat Data dan Lombok. Ia mengatakan, “Oleh karena itu, kedua selat ini merupakan jalur transportasi yang padat, biasanya digunakan untuk transportasi internasional,” ujarnya.

Selain itu, kapal penumpang memiliki jalur transit dari Jawa menuju Sumatera dan dari Jawa menuju Nusa Tenggara Barat. – Kepadatan lalu lintas laut jelas berpengaruh pada peningkatan jumlah kecelakaan laut akibat tabrakan. Kapal Keadaan ini menuntut semua pihak terkait untuk segera mencari solusi dan menentukan tindakan untuk meminimalisir terjadinya bencana laut.

Tinggalkan Balasan