2020-12-06 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Berdasarkan pemberitaan, kapal motor maritim Indonesia (KM) jalur Jakarta-Pontianak terbakar di perairan Laut Jawa pada malam Selasa (21/7/2020) malam.

26 kapal Tim SAR berhasil mengevakuasi kapten, termasuk kapten dan tidak ada penumpang.

Kapal KM Bahari Indonesia milik PT terbakar. Fajar Bahari Nusantara kebetulan berada di 4 ° 10’30.17 “S 107 ° 09’46.79” BT di Laut Jawa Bujur Timur.

Baca: Kementerian Perhubungan dan Koliang melakukan aksi untuk membantu Masamba, korban bencana Bangir Bandan di India

“Kapal tidak mengangkut penumpang, dan seluruh 26 awak kapal dievakuasi ke kapal Samudra Jaya Abadi. Saat ini 26 awak kapal tersebut sudah dibawa ke Pelabuhan Ketapang,” Rabu (22/7/2020) di Jakarta, Aha. Med Marine and Coast Guard (KPLP) -Bekerja sama dengan tim gabungan SAR, Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan mengerahkan patroli KN melalui Pangkalan Laut dan Pesisir (PLP) Kelas I Tanjung Pruek. Alugara menemukan keberadaan puing-puing KM. Angkatan Laut Indonesia diyakini telah melayang ke barat searah angin dan arus laut.

Bacaan: Guna Optimalkan Rencana Tol Laut, Kementerian Perhubungan sedang mempersiapkan pengangkutan ternak dan logistik menuju “Idul Fitri”. Adha 1441 H- “Pengerahan kapal patroli KN Alugara untuk memastikan keselamatan navigasi di lokasi kebakaran kapal dan untuk mencari bangkai kapal yang dikatakan telah tersapu,” – kata Ahmed. -Ahmed mengatakan, pihaknya juga mengirimkan pesan radio melalui Vessel Traffic Service (VTS) dan Coastal Radio Station (SROP). Di sekitar kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Hal ini agar mereka memperhatikan dan menginformasikan kepada KPLP jika telah menemukan KM. Bangkai kapal Bahari Indonesia.

Baca: Guna meredam dampak anti kecelakaan, Kementerian Perhubungan mewajibkan truk memasang peralatan RUP-penyebab kebakaran KM. Ahmed mengatakan, pihaknya menunggu hasil investasi dari embargo yang diberlakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)

— informasi terkait, kapal KM Bahari Indonesia memiliki lambung berwarna biru dan dek atas berwarna putih yang dipimpin oleh Khafid. , Pemilik PT Fajar Bahari Nusantara sama dengan nahkoda: 69,8 x 16 meter (*)

Tinggalkan Balasan