2020-12-06 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, ACeh TAMIANG-Dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru, Kementerian Ketenagakerjaan kembali mengembangkan keterampilan masyarakat melalui Balai Latihan Kerja Kejuruan (BLK) Banda Aceh.

Kali ini, 28 warga Aceh Dammam menyelesaikan pelatihan berbasis keterampilan melalui Skills Development Center (DDC).

Teguh Sulistiyono, Direktur Utama BLK Banda Aceh, mengatakan tujuan diadakannya CDS adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan keterampilan profesional peserta, produktivitas, kedisiplinan dan etika profesi, serta tingkat pengetahuan profesional tergantung jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaan.

Teguh mengatakan kepada Balai Setdakab Aceh Tamiang, “Tujuannya dari pelatihan hingga ketenagakerjaan, baik pencari kerja (desainer) maupun penyandang disabilitas di lingkungan Aceh Tamiang, dengan tujuan membangun wirausaha baru dan menjalin relasi kerja”. Provinsi Qi Selasa (11 Agustus 2020).

Teguh menyatakan bahwa SDC merupakan kerjasama antara BLK Banda Aceh, Pemda Aceh Tamiang, Pertamina Rantau dan NGO Boemi, dan akan melaksanakan 8 modul pelatihan.

Delapan modul pelatihan dibagi menjadi “perbaikan sepeda motor dan prosedur pengelasan manufaktur” (masing-masing 2 paket program) dan “kantor kenyamanan”, “layanan pelanggan”, “pemrosesan pertanian” dan “menjahit dengan mesin mereka sendiri” “. 1 set.

Teguh mengatakan: “Diharapkan peserta yang mengikuti pelatihan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan profesionalnya sesuai jenjang dan kualifikasi jabatan atau pekerjaannya.” Bupati Mursil Aceh Tamiang Pidato pada acara pembukaan pelatihan DDC 32 penyandang disabilitas peserta rencana servis motor DDC ini merupakan bagian dari komitmen BLK Banda Aceh dan Aceh untuk menjinakkan pemerintah bupati. Baginya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan bertanggung jawab.

“Tidak terkecuali penyandang disabilitas. Nanti mereka bisa mendapatkan penghasilan melalui tenaga kerja atau wirausaha mandiri,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan