2020-12-05 |  Kilas Kementerian

SEATTLE, TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan perekonomian dan mendukung upaya penanggulangan kemiskinan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Administrasi Umum Angkutan Laut menggelar program padat karya melalui Zona Navigasi Kelas I Surabaya yang diundang oleh provinsi Jawa Timur. Komunitas terdekat dari Tanjung Pacinan Suar Situbono. -Rencana padat karya ini akan berjalan selama 2 (dua) hari di Menara Suar Tanjung Pacinan, Desa Tangsi, Desa Tangsi, Kabupaten Mangaran Situbondo, Jawa Timur, mulai tanggal 12 hingga 13 November 2020.

Gunung Hutapea terletak di Surabaya (Surabaya) Kepala Bidang Navigasi Kategori I langsung memprakarsai rencana padat karya ini, Camat Mangaran, Lurah Tangsi, Kapolsek Mangaran, dan perwakilan Koramil Mangaran hadir dalam pertemuan tersebut. Komandan (Danramil) memanggil 50 (50) peserta dari masyarakat sekitar Desa Tangisi, Desa Tangisi, Kabupaten Situbondo Mangaran, Jawa Timur. Kepala Divisi Mangalan, Walikota Tangsi Tanjung Pacinan dan Kepala Wilayah Navigasi Tipe I Surabaya secara simbolis menyumbangkan alat kerja berupa sekop, kepala dan roller untuk proses pengecatan. Tiga (tiga) orang perwakilan peserta. Kegiatan ini berlanjut, paving stone tingkat pertama digunakan untuk membangun akses menuju Tanjung Pachinan Salta yang dilakukan oleh penanggung jawab Surabaya, kawasan navigasi kategori I.

“Sasaran yang ingin dicapai. Program padat karya ini bertujuan untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan, menjalin rasa solidaritas, gotong royong, gotong royong dan partisipasi masyarakat, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja. Rencana intensif tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 tahun 1918. Peraturan ini menyangkut pelaksanaan rencana padat karya di lingkungan Kementerian Perhubungan. Rencana intensifnya adalah memperbaiki jalan menuju menara suar dan pada saat yang bersamaan. Pengecatan Pos Jaga Suar Tanjung Pacinan.

Pelaksanaan rencana padat karya ini adalah dengan menggunakan anggaran yang disediakan oleh DIPA Wilayah Maritim Surabaya I di Surabaya tahun anggaran 2020 untuk menunjang kegiatan pengelolaan dan penunjang teknis lainnya, transportasi laut General Manager .- “Saya berharap program padat karya ini terus berlanjut di masa mendatang.” Kami berharap dengan dilaksanakannya program padat karya ini juga dapat memungkinkan di sekitar Desa Tangis, Kecamatan Mangalan Situbanda, Jawa Timur Masyarakat diuntungkan. – “Harapannya kehadiran Menara Mercusuar Tanjung Pacinan selalu berdampak positif bagi masyarakat sekitar,” tutup Gunung. (*)

Tinggalkan Balasan