2020-12-05 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Bandung Paraná State-Untuk memperkuat ketahanan pangan saat pandemi, Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Kerja sama tersebut meliputi pengembangan sumber daya manusia di bidang pertanian dan perluasan kesempatan kerja di bidang pertanian.

Kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat seperti ini tertuang dalam nota kesepahaman antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tentang pelatihan dan rencana pembangunan pertanian padat karya. — Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Plt. Menteri Ketenagakerjaan Budi Hartawan dan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna bertempat di depan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah di Kantor Bupati Bandung Barat (19/7/2020) Menteri Ketenagakerjaan dalam sambutannya menyatakan bahwa pandemi Covid 19 baik untuk kesehatan nasional, Masyarakat dan ekonomi berdampak. “Dampak Covid-19 membuat banyak teman kita mubazir atau mubazir. Pasar kerja juga mengawasi. Untuk itu, kita perlu memperluas lapangan kerja. Dia mengatakan:“ Mereka tidak hanya harus mendapat pelatihan di pasar tenaga kerja, tapi juga Harus ada peluang untuk berwirausaha. Menaker Ida .

Untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan berinisiatif bersinergi dengan Pemerintah Bupati Bandung Barat terkait rencana pelatihan dan pengembangan pertanian padat karya. -Kementerian Ketenagakerjaan dan Bandung Barat Kerja sama antar pemerintah daerah bertujuan untuk mengkoordinasikan perencanaan dan pelaksanaan pertanian padat karya. Pembangunan ketenagakerjaan menekankan pada pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, ini menggabungkan dua arah Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu Binalattas Serta Binapenta dan PKK, kemudian menjaga sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Menteri Tenaga Kerja menjelaskan bahwa BLK Lembang dan BBPPK dan PKK Lembang harus mendukung pengembangan kerjasama tersebut.

Tinggalkan Balasan