2020-12-05 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sangat mendukung visi dan misi presiden untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berbudi luhur, dan maju dengan menciptakan mahasiswa Pancasila yang kritis, inovatif, mandiri, dan beriman. Nalar, takut akan Tuhan Yang Maha Esa dan akhlak mulia, gotong royong dan keberagaman global.

Dalam hal ini, anak merupakan pusat dari segala kebijakan dan strategi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan melatih siswa Pancasila .

Pada Hari Anak Nasional 2020 Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan meski dalam pandemi seperti ini, semangat belajar anak harus terus ditumbuhkan. Untuk kebiasaan baru kita tahu bahwa belajar memang bisa dilakukan dimana saja, kapan saja. , dalam segala situasi. Situasi yang sulit tidak akan menghalangi pembelajaran, tetapi akan memperkuat pembelajaran, ”kata Nadiem Makarim.-Nadiem menambahkan jika setiap anak memiliki semangat ini maka akan memunculkan Hakikat generasi muda di Indonesia Inilah generasi muda sejati di Indonesia – generasi yang berani menghadapi tantangan yang akan datang. Nadim menambahkan: “Saya ucapkan selamat Hari Anak Nasional kepada kalian semua. Tidak mudah bagi orang tua dan guru. Para orang tua dan guru perlu mendampingi anaknya belajar sambil melakukan pekerjaan mata pencaharian. Meski belajar di rumah sulit bagi anak, tidak mudah bagi orang tua dan anak. guru. Terima kasih bapak ibu sekalian, ”ungkapnya. Dalam program tersebut mahasiswa akan mendapatkan pelatihan dan peningkatan kapasitas, serta akan diadakan forum hiburan keluarga sepanjang Juli 2020.

Untuk informasi lebih lanjut, acara ini juga untuk Didesain untuk mendorong anak-anak menyebarkan inspirasinya. Mencintai, memahami dan mengamalkan Pancasila dalam keberagaman global, serta mempererat silaturahmi antara anak dan keluarganya.-Pendidikan bertema “Anak Bahagia, Keluarga Besar, Indonesia Maju” Dan Kementerian Kebudayaan mendaftarkan 2.982 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, seperti PAUD / PAUDLB, SD / SDLB, SMP / SMPLB, SMA / SMALB dan SMK / SMKLB di seluruh Indonesia untuk mengikuti rangkaian kegiatan ini. – Peserta semua kegiatan bebas bekerja sesuai minat masing-masing, seperti foto, essay, video dan kartun.

Biro Kebudayaan Kemdikbud menyatakan bahwa lima peserta dengan karya terbaik akan mendapat kesempatan untuk mengedukasi Ceritakan kisah mereka dengan Menteri Kebudayaan Nadiem Makarim. Dalah Jamparing Wesi Aleri, siswa TK Bandung Jagas Seri Asia (Gagas Ceria) (karya: foto dan cerita) Selfiani Lase, siswa SDSLB Karya Murni, Medan (karya: foto dan cerita); Pestaria Sinurat, siswa SMP RK Budi Mulia Pangururan, Samosir (karya: bakat video), Firdaus Rahmat, SMA Negeri 5 siswa Makassar (karya: komik); dan Aisya Auliya Sudrajat siswa SMA Negeri 1 Pacitan Jawa Timur (karya: video).

Melalui program “Virtual Camp for Indonesian Children: Happy Anak-anak “, kalian bisa dengar lelucon inspiratif Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dan anak-anak. Keluarga Besar, Indonesia Maju Maju”, Jumat, 24 Juli 2020, di channel YouTube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Tinggalkan Balasan