2020-12-05 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Guna memacu perkembangan ekonomi massa di bidang perdagangan secara pesat, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Agus Suparmanto) mengusulkan lima tahapan pembukaan tatanan kehidupan baru (new normal) di bidang perdagangan. Kegiatan usaha, terutama pada usaha komersial yang mendorong perkembangan perekonomian nasional, akan dilaksanakan pada Juni 2020 melalui penerapan perjanjian kesehatan yang ketat serta pemantauan dan evaluasi yang komprehensif.

“Seluruh departemen di bidang komersial kini sudah memulai persiapan. Kementerian Perdagangan telah menyiapkan exit strategy COVID-19 melalui kegiatan komersial. Tahapan tersebut meliputi lima tahap. Sesuai dengan derajat kerentanan terhadap potensi penyebaran COVID-19, Ada perbedaan persyaratan di tahapannya, ” kata Sekretaris Perdagangan Agus Suparmanto saat menerima Ketua dan Anggota Pokja COVID. Jumat (29/5) siang ini di DPR RI -19 di Gedung Kementerian Perdagangan. – DPR RI Tujuan kunjungan Pokja COVID-19 ke Kementerian Perdagangan adalah untuk tetap bersilaturahmi dengan Idul Fitri 1441 H, utamanya membahas kesediaan pemerintah untuk melaksanakannya.Dengan menetapkan prioritas program kesehatan dalam konteks pandemi COVID-19, baru Order of life (normal baru). Perdagangan Indonesia.

didampingi Menteri Perdagangan Agus Suparmanto yang mengetuai pertemuan, Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan, Sekretaris Jenderal Kementerian Oke Nurwan, Suhanto (Suhanto) Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana, Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina, Presiden Lembaga Penelitian dan Penelitian Bisnis Kasan Muhri, Pengawas Komoditi Tjahya Wijayanti, Kepala Perdagangan Berjangka, Tim Ahli Menteri Perdagangan Arlinda Imbangjaya dan Sutriono Edi, serta Direktur Kantor Sugih Rahmansyah dan Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Moga Simatupang dan Kepala Humas Olvy Andrianita, Kementerian Perdagangan. Oleh Sufmi Dasco Beberapa anggota fraksi yang dipimpin oleh Koordinator Pokja Ahmad COVID-19 hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Gus Nabil, Puti Pramathana Puspa Seruni Guntur Soekarno, Panitia Kesembilan DPR RI Emanuel Melkiades Laka, Wakil Ketua dan Anggota Panitia DPR RI Keenam Lena dan Andre Rosiade

Menurut Menteri Perdagangan, strategi keluar COVID-19 Kementerian Perdagangan akan dicapai dengan membuka kegiatan perdagangan secara bertahap dan menerapkan protokol sanitasi yang ketat, membatasi jam kerja dan kemampuan operasional, membatasi jumlah kunjungan dan membatasi waktu sirkulasi pengunjung, dan Menyusun SOP di tempat perdagangan hingga risiko berkurang.

Strategi keluar COVID-19 memiliki 5 (lima) langkah yang disiapkan oleh Kementerian Perdagangan.Pertimbangan setiap tahapan pelaksanaan sebenarnya bergantung pada kondisi wilayah atau wilayah, dan mencakup Tingkat komunikasi di tempat atau wilayah yang sesuai, tingkat kedisiplinan dalam masyarakat dan pelaku usaha Serta tim evaluasi dan monitoring yang dipimpin pokja COVID-19 pusat dan daerah serta pemerintah sudah siap. Kawasan

— Kegiatan komersial dapat dilakukan di kawasan hijau atau kawasan yang tingkat reproduksi virus Rt <1. Utala, Maluku (Maluku Utala), Jambi (JKI), Jakarta (DKI) Jakarta, Bali dan Kepulauan Riau) .

Kondisi Situasi ini dapat meningkat atau menurun tergantung pada tingkat kepatuhan seluruh lapisan masyarakat dalam pelaksanaan peraturan sanitasi yang diterapkan. Kelompok kerja COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah setempat menentukan status kawasan yang akan dinilai dan ditentukan.

Tinggalkan Balasan