2020-07-09 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua MPR Bambang Soesatyo mendesak semua pihak untuk tidak menyalahkan siapa pun atas kekurangan yang terjadi dalam konser amal virtual “Berbagi Cinta dengan Bimbo” pada Minggu (17/5/2020).

Terutama hal-hal menarik – hubungi Presiden atau menyalahkan para seniman dan pengrajin yang berpartisipasi dalam acara tersebut dengan tulus.

“Jika seseorang ingin disalahkan, saya adalah orangnya. Saya memiliki tanggung jawab penuh. Konser ini tidak lebih dari membantu seniman dan pengrajin dan kelompok masyarakat lainnya, seperti petani, nelayan, dan petani yang terkena dampak pandemi Covid-19,” Bamsoet mengatakan pada konferensi pers bahwa “Berbagi Cinta dengan Bimbo” “Konser Amal Virtual diadakan di Badan Penanggulangan Bencana Nasional Graha di Jakarta pada Jumat, (22 Mei 2020) .- Profesor BPIP juga menghadiri pertemuan tersebut. Kadin Presiden Indonesia Yudian Wahyudi, Ketua Komite Penyelenggara Konser Olivia Zalianty, Senior Television Officer Ishadi SK President Rosan Roslani, dan pemenang lelang sepeda motor GESIT Warren Tanoesoedibjo, didampingi oleh ayahnya Hary Tanoesoedibjo. 22 Mei 2020. Berkat kitabisacom, Rs 4.243.310.050 dari target Rs 5 crore telah dikumpulkan.

Dari Seedbaikcom, Rp. 234.953.584. Semua ini disumbangkan melalui Intercultural Generations Foundation untuk membantu seniman, pekerja seni, dan desain desain. Para guru dan saudara-saudara lain yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Partisipasi komunitas luar biasa, bahkan dengan anak-anak. Siapa yang mau menyelesaikannya? “Sebagai referensi, Kitabisacom memiliki lebih dari 1.300 orang yang berpartisipasi dalam partisipasi publik, sementara Benihbaikcom memiliki 350 orang yang berpartisipasi. Ini menunjukkan semangat gotong royong yang diwarisi dari para pendiri negara. Semangat ini tidak pernah mati. 2020 17 Mei. Penduduk yang antusias berlomba-lomba untuk meluncurkan tawaran memiliki sepeda motor dengan tanda tangan Presiden Jokovy sebagai ingatan seumur hidup dan koleksi pribadinya .– Bahkan penduduk Jamby, Pak Nuh, mencapai Rp2,55 miliar.

Tinggalkan Balasan