2020-07-09 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Wilayah Rentan dan Imigrasi (Mendes PDTT), meminta para guru dan kampus untuk berpartisipasi dalam membantu para kepala desa mengembangkan rencana pembangunan desa.

Abdul Halim mengungkapkan bahwa salah satu kendala dalam pembangunan desa adalah perencanaan, selama ini masih banyak kepala desa yang tidak sesuai dengan kebutuhannya tetapi sesuai dengan keinginannya atau ingin konsisten dengan warga desa. Mengembangkan. Desa terdekat. Penduduk desa tampaknya berjuang untuk lokasi pembangunan, “Menteri Halim mengatakan sebagai pembicara utama di acara Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negari Malang pada hari Senin, 29 Juni 2020.

Menteri Gus, Salam Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa melalui kontak dengan guru dan kampus, pembangunan pedesaan lebih difokuskan pada pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Mantan ketua Majelis Provinsi Jawa Timur terus berlanjut hingga Sekarang, Yayasan Desa telah digunakan untuk membangun infrastruktur jalan yang menghubungkan satu desa ke desa lain atau dari satu desa ke desa lainnya. — Pengembangan infrastruktur “Misalnya, pada poros sebuah desa, perlu untuk mengintegrasikan Ini terhubung dengan tempat pendidikan, tempat perawatan kesehatan atau tempat produksi, apakah itu produksi makanan atau bidang lainnya “, tambahnya. – Menteri Luar Negeri membutuhkan pemahaman dan evaluasi perkembangan yang tidak dianggap berdasarkan kebutuhan. Prioritaskan skala untuk menggunakan dana desa dengan lebih bijaksana.

Contoh dari daerah ini adalah di Papua, Papua Barat dan NTT. Masih ada sekitar 5.000 desa tanpa listrik. Oleh karena itu, basis pedesaan diterapkan pada rencana elektrifikasi pedesaan. , Masih ada sekitar 1500 desa tanpa Internet di desa kedua, jadi kami akan menggunakan dana desa 2021 untuk desa-desa, sama seperti desa-desa yang menghargai belanja internet. Tentu saja, ini juga akan bekerja sama melalui komunikasi dan teknologi informasi. Telkom dan pihak-pihak yang berkuasa “tambah orang yang lahir di Jombang ini. (*)

Tinggalkan Balasan