2020-12-04 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Winarno Tohir, Ketua Umum Pilar Perhimpunan Nelayan (KTNA), mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah mendorong alokasi program Kredit Niaga Rakyat (KUR) ke sektor pertanian. -Winarno meyakini KUR sangat bermanfaat bagi kondisi petani dan kelompok tani yang terkena langsung wabah korona. Kata Winarno pada Senin, 1 Juni 2020. -Winarno menyampaikan bahwa dengan bantuan KUR, seiring dengan terus berproduksinya petani, Indonesia dapat mengatasi berbagai gejolak dan ancaman krisis pangan. Ia menilai langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang sudah berkali-kali dikomunikasikan. Ia mengatakan: “Ini salah satu penyebab pandemi Covid 19 saat ini.” Winarno berharap pemerintah lebih memperhatikan karena petani adalah pahlawan pangan dan juga memerangi penyakit korona global. Karenanya, keberlanjutan pertanian Indonesia tetap terjaga. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkali-kali menyatakan akan memberikan bantuan tunai untuk pembelian sarana produksi pertanian sebesar Rp 300.000-276 juta. Selain itu juga akan memberikan bantuan benih, pupuk dan pestisida yang kesemuanya Bantuan diberikan secara bertahap. Tiga bulan ke depan.

“Kementerian Pertanian telah menggunakan kembali anggarannya untuk memperkuat produksi pertanian, baik untuk penanaman benih di Asintan. Untuk memperkuat permodalan, pemerintah juga menggunakan dana tersebut untuk penyiapan Kredit Komersial Rakyat (KUR). Alokasinya 50 triliun rupee yang bisa digunakan petani. “-Pada Mei 2020, jumlah penyerapan KUR yang dialokasikan Kementerian Pertanian sudah mencapai Rp 17 triliun. Selain itu, banyak tanggapan positif petani terhadap rencana KUR tersebut melalui help desk.

Tinggalkan Balasan