2020-12-04 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pada instansi pemerintahan saat ini, teknologi juga menjadi syarat yang dibutuhkan oleh instansi nasional untuk semakin memudahkan dalam menjalankan tugas, kegiatan dan fungsinya sehari-hari. Salah satu peran teknologi dalam pemerintahan adalah mampu memberikan pelayanan yang prima dan terpercaya kepada masyarakat yang membutuhkan pencapaian yang cepat, transparan / terbuka dalam setiap proses pelayanan publik.

Andy Hartono, Direktur Administrasi Umum Angkutan Laut, mengatakan Kementerian Perhubungan selaku instansi pemerintah yang bertanggung jawab melayani masyarakat harus gencar mengembangkan pemanfaatan teknologi dan melibatkan banyak aspek. — “Oleh karena itu, kami merasa perlu menerapkan teknologi pada Unit Pelaksana Teknologi Daerah (UPT) untuk penyebarluasan informasi. Ini salah satu cara untuk menyebarluaskan informasi melalui cara lain selain media sosial, yaitu dengan menggunakan microsites atau microsites untuk UPT. Saya berharap micro-site ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh rekan-rekan UPT untuk mengelola rilis informasi terkait di departemennya masing-masing, ”ujar Andy saat memberikan sambutan pada acara pembukaan komunikasi manajemen TIK kapal di Bogor, Jawa Barat, Kamis. (11/19 / Tentang ini Andi mengatakan agar agar lebih efektif dalam mengelola data dan melaporkannya ke UPT juga diterbitkan laporan online, kemudian digunakan sebagai bentuk laporan bisnis UPT di kantor pusat.Tujuan dari penggunaan laporan online adalah Jadikan setiap UPT report dengan format yang sama.

“Saya mengajak semua peserta yang mengikuti acara ini, terutama mereka yang secara langsung mengelola teknologi dan manajemen yang bersemangat mengikuti kompetisi. Sehingga saat kembali ke unit kerja masing-masing bisa melaporkan dan mengimplementasikan ilmu yang didapat, ”kata Andi.

Di saat yang sama, Ketua Organisasi dan Humas Wisnu Wardana dalam laporannya mengatakan kegiatan ini Tujuan dari pelaksanaannya adalah untuk meningkatkan ketrampilan pemanfaatan teknologi informasi dan mengenalkan teknologi yang selanjutnya akan digunakan sebagai penunjang tugas sehari-hari.

“Semoga setelah mengikuti acara ini peserta yang diundang semakin baik. Memahami perkembangan teknologi elektronik, teknologi tersebut akan digunakan untuk mempercepat tugas dan pekerjaan, sehingga tercapai tata kelola yang transparan, obyektif, efektif dan efisien, serta bertanggung jawab kepada masyarakat, ”kata Wisnu. Serta departemen data dan teknologi informasi.Selain itu, kesepakatan kesehatan masih menjadi unsur utama penyelenggaraan acara, dan panitia bekerja sama dengan dinas. Balai Kesehatan Kerja Maritim (BKKP) menyediakan fasilitas rapid testing bagi seluruh peserta sebelum acara.

Sebagai informasi, sosialisasi pengelolaan TIK transportasi laut dilakukan oleh organisasi dan departemen kehumasan.Acara ini terbagi menjadi 2 (dua) gelombang, yaitu pada hari pertama peserta diimplementasikan oleh berbagai unit pelaksana teknologi (UPT) Komposisi tersebut meliputi tidak hanya induk pelabuhan utama, KSOP khusus, KSOP I-IV, kawasan navigasi I-III, pangkalan PLP pertama dan kedua serta cabang angkutan umum laut. Pada saat yang sama, pada hari kedua, para peserta Ramai dengan Satuan Pelaksana Pelabuhan (PPU) Kelas I hingga IV di seluruh Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan