2020-12-03 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Ketua Pokja Penanggulangan Covid-19, Letnan Jenderal TNI mengatakan penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 membutuhkan pihak yang kooperatif dari semua pihak, terutama dalam pelaksanaan 3M. Olahraga (cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak) dan upaya meyakinkan masyarakat akan bahaya Covid-19. Pembicara rangkaian virtual webinar yang diselenggarakan parpol Golkar di Jakarta, Selasa (20/10/2020). — Pemulihan kesehatan Bangkok, ekonomi, Pilkada memenangkan seri webinar yang merupakan bagian dari perayaan HUT ke-56 Partai Gorka, dan juga mengundang para pemimpin daerah sebagai pembicara tamu, termasuk Kabupaten Tangerang Wang, Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indrianne dan Bupati “” Covid-19 itu bukan palsu, apalagi konspirasi. ” Masalah Covid-19 saat ini adalah masih ada sebagian masyarakat yang belum percaya dengan pandemi Covid-19. ”Kata Duny.

Menurut Duny, perlu adanya penjelasan kepada masyarakat untuk memahami bahwa bahaya Covid-19 itu nyata. Sebuah tantangan.

“Kita harus melangkah maju untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan tentang Covid-19, karena Covid-19 ibarat” malaikat maut “bagi para lansia,” ucapnya. Ia bekerja keras dan terkoordinasi Mendagri bekerja sama dengan menteri lain sehingga tren saat ini adalah mengurangi kasus Covid-19- “tapi sekarang ada kekhawatiran baru, dan presiden mengingatkan bahwa jumlah kasus meningkat akibat libur panjang. “Sudah saya sampaikan. Duny terus mengatakan bahwa rencana kesehatan utama 3M saja tidak cukup. Ia membutuhkan semakin banyak keimanan dan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sabar patuhi peraturan pemerintah,” terangnya.

Tinggalkan Balasan