2020-07-09 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa, Wilayah Rentan dan Imigrasi (Mendes PDTT), mengeluarkan surat edaran, yang dengannya kepala desa membentuk cabang Satuan tugas pedesaan sukarela untuk menangani virus Covid-19 atau Corona.

Abdul Halim (Abdul Halim), menteri yang biasa dikenal dengan Gus. Menteri juga mengeluarkan perjanjian melawan sukarelawan pedesaan yang menentang Covid-19, di mana ia meminta penduduk untuk bersiap untuk isolasi jika perlu.

Protokol yang dikeluarkan oleh Menteri Gus pada hari Rabu (1/4/2020) menjelaskan: “Ruang isolasi dapat di sekolah, tempat ibadah, balai desa atau rumah tinggal yang disewa.” Juga diingat bahwa Kelompok Kerja Relawan Desa telah menyiapkan fasilitas mandi, cuci dan toilet (MCK) serta tempat tidur dan kebutuhan praktis lainnya.

“Ruang terisolasi digunakan untuk pengawasan personil internal (ODP)”, tambah mantan ketua Majelis Provinsi Jawa Timur Ruang bersama disiapkan oleh Kelompok Kerja Relawan Desa untuk Covid-19.

“Ini karena tidak semua penduduk desa memiliki cukup kamar di rumah. Jika Anda tidak memiliki kamar, bagaimana Anda ingin mengisolasi rumah, solusinya adalah dengan menggunakan sekolah dasar dan balai desa di gedung sekolah, menjaga kamar yang dipartisi Orang-orang mengatakan tentang konfirmasi Desa Corona Tangapu dan Nota Kesepakatan Uang Tunai Desa (PKTD), yang memerintahkan para sukarelawan desa untuk dilatih dan menggunakan dana desa untuk mencegah penyebaran virus korona. Surat edaran itu juga merujuk pada instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjuang melawan epidemi global dan memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan dalam epidemi Covid-19. (*)

Tinggalkan Balasan