2020-12-03 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan membahas pentingnya pengemasan produk dengan alumni UMKM UNPAD melalui Biro Umum Pengembangan Produktivitas Binalattas. -Pada Senin (28/9/2020), diselenggarakan acara “Pengemasan Halus, Tingkatkan Produktivitas UMKM” secara online.

Productivity Director Fahrurozi mengatakan bahwa acara tersebut bertujuan untuk menyampaikan pentingnya produk yang dikemas dengan baik. Fahrurozi mengatakan: “Kemasan yang baik adalah nilai tambah produk.” Fahrurozi juga mengatakan bahwa produk kemasan merupakan salah satu strategi untuk menghadapi persaingan. satu. Dunia UMKM, khususnya pada pandemi Covid-19 seperti sekarang, hal ini berdampak sangat besar pada UMKM. Menurut dia, akibat kesulitan usaha, banyak pekerja yang dipecat, dan banyak usaha kecil menengah yang tidak dapat melanjutkan kegiatannya.

Ini berbeda dengan konsekuensi dari krisis mata uang. terjadi. Fahrurozi mengatakan bahwa pada tahun 1998 UMKM benar-benar menjadi penyelamat perekonomian nasional, saat itu banyak perusahaan besar yang tutup, laju pertumbuhan UMKM mencapai 350%. – – Yang ini. Produktivitas merupakan salah satu faktor penting bagi kesejahteraan usaha kecil dan menengah.

Dikatakannya: “Produktivitas merupakan salah satu aspek yang menentukan keberhasilan UMKM dalam persaingan bisnis yang semakin ketat”. -Acara ini diprakarsai oleh alumni UMKM Dewi Tenty. Diperkenalkan ahli dari industri makanan, pengolahan dan pengemasan, perusahaan ini berlokasi di Detty Tatiananda, Jawa Barat. Satpel Bandung, Pengembangan Industri Kemasan Citra Artika sarti; -Delli Gunarsa, CEO D&D Entrepreneurship.

Peserta yang mengikuti acara ini adalah unsur pemerintah pusat / daerah, industri, pendidikan dan masyarakat, UMKM beranggotakan UMKM, dan UMKM dibantu oleh Jurusan Pengembangan Produktivitas UMKM untuk mendampingi himpunan alumni dan UMKM lainnya. . (*)

Tinggalkan Balasan