2020-12-02 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai salah satu destinasi wisata paling prioritas, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Joko Widodo) menyerukan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata Labuan Bajo, khususnya pendirian Dermaga Wae Kelambu. Fasilitas Fungsional Pelabuhan Labuan Bajo di sebelah timur Nusa Tenggara (NTT). -Nantinya, terminal multi guna Wae Kelambu akan digunakan untuk transportasi logistik dan bongkar muat peti kemas, cargo dan cargo curah cair untuk memisahkan kegiatan wisata dan penanganan peti kemas di Pelabuhan Labuan Bajo. – “Dengan mengalihkan kegiatan logistik ke terminal multifungsi ini, Pelabuhan Labuan Bajo akan direvitalisasi dan didedikasikan untuk kapal pesiar PT dan kapal penumpang. Perni,” Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo menyaksikan penandatanganan pekerjaan konstruksi tersebut. Kontrak kerja desain dan konstruksi (desain dan konstruksi) yang komprehensif. Dermaga Multifungsi Wae Kelambu di Pelabuhan Labuan Bajo, Jakarta, Kamis (30/7).

Antara Kepala UPP Labuan Bajo Bram Haribovo yang bertanggung jawab atas persewaan gedung perkantoran kategori dua Penandatanganan kontrak desain dan konstruksi dan manajer umum departemen 3 PT. Selaku pemasok, Brantas Abipraya (Persero) Dody Perbawanto menyatakan pembangunan terminal multiguna Wae Kelambu akan segera dimulai.

Menurut General Manager Agus, kebangkitan kembali Pelabuhan Labuan Bajo sangat penting. Di saat yang sama, upaya pemerintah adalah mengembangkan kawasan wisata Labuan Bajo agar kedepannya lebih banyak menarik wisatawan mancanegara dan lokal. “Saya berharap tujuannya jelas dan bisa diselesaikan sesuai kemajuan. Oleh karena itu, pengembangan lebih lanjut memang diperlukan untuk mencapai hal tersebut. Tujuannya, seperti yang dicontohkan Presiden saat berkunjung ke Labuan Bajo beberapa waktu lalu, pengerjaan ini akan selesai pada akhir tahun ini.Dalam hal ini kantor UPP Kelas II Labuan Bajo bekerja sama dengan penyedia layanan untuk segera dilanjutkan dengan Wae Kelambu. Pembangunan dermaga fungsional .

“Pembangunan dermaga multifungsi Wae Kelambu telah selesai seluruhnya. Didanai APBN, total kontrak proyek senilai 172,8 miliar rupee. “Kata Simon. Proyek pembangunan fasilitas darat.

Jangka waktu pelaksanaan kontrak dari tanggal penandatanganan kontrak hingga akhir masa pemeliharaan. Simon berkewajiban untuk merancang, melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang ditentukan dalam kontrak.

Tinggalkan Balasan