2020-12-02 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah akan menjemput pekerja migran Indonesia (PMI) di Majalengka, Etty Bint Toyib. – Penjemputan akan dilakukan pada Senin (6/7/2020) pukul 16.00 di Wan Dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang pada pertemuan WIB. Meinaker Ida mengatakan di Jakarta pada hari Senin: “Mohon doanya agar Bu Etty dapat dengan selamat pergi ke Indonesia dan rumahnya.” -Menaker Ida mengaku puas dengan pembebasan dan kepulangan Etty. Menurutnya, Etty, warga negara Indonesia, harus dilindungi oleh negara.

“Pemerintah, khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, telah berkomitmen untuk melindungi PMI. Ia mengatakan bahwa kami bertanggung jawab atas keselamatan PMI. -Etty Toyyib adalah PMI yang bekerja di Taif, Arab Saudi. Tahun 2001, Etty dituduh Penyebab meninggalnya majikan Faisal al-Ghamdi. Itti dituduh meracuni majikan. 75/17/8 dari 22/04 / 1424H (23/06 / 2003M), telah dinomori 307 / Kho / 2/1 dari Pengadilan Banding Disetujui pada 17/07/1428 dan disetujui oleh Mahkamah Agung. Nomor 1938/4 dari 2/12/1429 H karena meracuni dan membunuh majikannya, warga negara Saudi, Faisal bin Said Al Abdullah Al Ghamdi. -Namun, setelah negosiasi dan berbagai langkah, akhirnya ahli waris setuju untuk memaafkannya dengan 4 juta Riyal Saudi (sekitar 15,2 miliar rupee).

Dana tersebut ” Tabarru atau hasil donasi dari berbagai donatur di Indonesia, antara lain dana yang dihimpun oleh Lembaga Zakat Infaq dan Sodaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) sejak 2018. (*)

Tinggalkan Balasan