2020-12-01 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan berhasil mengevakuasi empat (empat) orang nelayan melalui Pangkalan TNI AL dan Penjaga Pantai Kelas II (PLP) Tanjung Uban. Nelayan tersebut sudah masuk pada Kamis (9 September 2020). Perairan Tanjung Belakit Lautnatuna. Handry Sulfian menjelaskan, Panglima PLP II Tanjung Uban telah mengerahkan KMT melalui Deddy Sirachman, Wakil Panglima Operasi. Kalimasdha-P.115 menerima laporan bahwa para nelayan terapung di tengah laut akibat tenggelamnya perahu mereka akibat badai. Para nelayan diketahui terjangkit – kambing tersebut melaut selama tiga (tiga) hari sebelum ditemukan dan diselamatkan oleh kapal MT.Seaways Yellowstone. — Komandan WIB yang mengoperasikan KN Kalimasadha-P.115 yang ditunjukkan sebelum pukul 14.30 menjalin kontak radio dengan MT. Kanal Yellowstone berangkat pukul 15.30. Dari perairan Tanjung Bellagit ke titik jangkar MT WIB. Posisi alur Taman Yellowstone adalah 01 ° 40’60”T / 104 ° 52’13”T .

Baca: Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan aturan keselamatan bagi pengendara sepeda, melarang dua wahana Sepeda diatas — -Menurut Handry, dalam proses pemindahan, keempat nelayan yang tenggelam tersebut dibawa ke KN Kalimasadha-P11 5 dan dievakuasi ke daratan.

Handry menjelaskan bahwa keempat nelayan tersebut sampai di PLP Tanjung Uban Sekitar pukul 12.30 WIB, pihaknya berkoordinasi dengan Jawatan Kesehatan Pelabuhan untuk membawa empat nelayan ke RSUD Busung Tanjung Uban untuk berobat.

“Kemudian, setelah dipastikan kondisinya aman, kami akan bantu Mereka membawanya kembali ke kampung halaman Kijang. Handry menyimpulkan. (*)

Tinggalkan Balasan