2020-11-30 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan para pemimpin bisnis Amerika yang merupakan perwakilan US-ASEAN Business Council (US-ABC) untuk membahas kerjasama dan peluang investasi di Indonesia, khususnya di sektor transportasi dan konektivitas. . Pertemuan tersebut sebenarnya digelar di Jakarta pada Senin (19 Oktober 2020).

“Pemerintah sedang memfokuskan dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur transportasi, seperti bandara, pelabuhan, jaringan terminal angkutan darat dan kereta api, serta angkutan umum perkotaan melalui program kerja sama pemerintah dan badan usaha (PPP). Kami mengundang investor dalam dan luar negeri Investasikan dalam konstruksi dan operasinya, “kata Sekretaris Perhubungan kepada sekitar 30 direktur perusahaan asing di Amerika Serikat. -Menhub mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah bekerja keras untuk memperbaiki regulasi, membuat perubahan dalam politik, dan memberikan opsi terbuka untuk berbagai sistem pembiayaan. Mendorong kenyamanan berinvestasi di Indonesia. Hal ini tercermin dalam bagian dari “Undang-undang Penciptaan Perburuhan” atau “Hukum Komprehensif”.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan lingkungan investasi dan daya saing Indonesia.

“A.S. adalah salah satu investor terbesar di lebih dari 1.300 proyek di Indonesia. Saat ini, sebagian investasi A.S. terkonsentrasi di industri pertambangan. Saya sangat berharap melalui program PPP ini, banyak investor A.S. yang tertarik untuk berpartisipasi dan berinvestasi di Indonesia Proyek infrastruktur transportasi, ”kata Menteri Perhubungan. Selain itu, dalam upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 khususnya bagi perusahaan, Menteri Perhubungan juga mendorong terciptanya jalur transportasi antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui koridor perjalanan yang aman dan sehat. Kami telah menetapkan koridor wisata dengan China, Korea Selatan dan Singapura. Oleh karena itu, kami juga mendorong pembentukan koridor wisata yang aman antara Indonesia dan Amerika Serikat. Menteri Perhubungan menyatakan: “Pada saat yang sama, sebagai bagian dari pemulihan bisnis dan ekonomi, hal yang sama berlaku untuk negara lain.” Pada saat yang sama, Menteri Perhubungan berharap Amerika Serikat dapat berpartisipasi dalam pembahasan kerangka kerja sama ekonomi yang didukung ASEAN. Pemulihan ekonomi di Indonesia dan di seluruh dunia. Di bawah kepemimpinan delegasi, para eksekutif dari 30 perusahaan Amerika terkemuka menghadiri pertemuan tersebut, termasuk Bapak Alexander Feldman, Presiden dan CEO Agricultural Bank of America. Duta Besar Michael W. Michalak, Wakil Presiden dan Manajer Umum Regional, US-ABC; Ketua Komite Indonesia (CEO Citi Indonesia) Horman Simbolon; Landry Subianto (US-ABC Kepala Perwakilan Indonesia) dan Joe Donovan (mantan Duta Besar AS untuk Indonesia). Apple, Cisco, Fedex, Jhpiego, Johnson & Johnson, Loon, MSD, Oracle, Qualcomm, S&P Global, Salesforce, UL, UPS dan Visa.

Tinggalkan Balasan