2020-11-29 |  Kilas Kementerian

TANGERANG, TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Penjaga Pantai dan Laut (KPLP) kembali menyelenggarakan sosialisasi keselamatan navigasi tahun 2020 di Pelabuhan Citus Tangerang, Banten pada Kamis (27/8). Ini adalah bentuk khusus dari pelaksanaan fungsi KPLP dan fungsi manajemen untuk memberikan saran dan mengawasi kepatuhan terhadap persyaratan keselamatan terkait transportasi di perairan, pelabuhan, dan lingkungan laut. Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Navigasi, Pengarahan Umum Penyelenggaraan Kelautan melalui Jaga Laut dan Pesisir mempunyai tugas dan fungsi untuk mengawasi pemenuhan persyaratan keselamatan semua kapal layar. , Baik itu kapal besar yang digunakan untuk navigasi komersial, kapal kecil yang digunakan sebagai alat atau kapal tradisional. Direkomendasikan dan diingatkan agar Cituis memenuhi persyaratan perlengkapan keselamatan kapal sebelum boarding melalui kegiatan sosial, ”kata Zulistian, Kepala Satpam dan Panati yang membidangi instalasi dan infrastruktur di Pelabuhan Citus, Tangerang, Banten. Dalam keadaan seperti itu, tujuan sosialisasi keselamatan laut adalah pelaut dan nelayan tradisional.Dalam sosialisasi ini Kementerian Kelautan dan Perlindungan Pesisir memberikan bantuan gratis atau gratis kepada masyarakat laut dan nelayan yang berada di dekat pelabuhan Cituis Tangerang. Perjanjian sanitasi Covid-19 berupa alat pengaman kapal dan alat kesehatan.

“Kali ini dalam rangka mewujudkan sosialisasi keselamatan laut di Allhamdullilah, kami menyerahkan bantuan kepada warga Pelabuhan Citus. Berupa safety equipment, dapat menampung hingga 50 life jacket, 25 life buoys dan 100 safety sticker. Itinerary berisi informasi tentang control and operation rods, serta 500 masker dan 2 alat heat gun berupa alat kesehatan, yang dapat mereduksi Zuristi Ann mengatakan, COVID-19 di kawasan pelabuhan Citus,

Zulistian juga mengatakan tujuannya untuk mengatur penyebaran keselamatan kapal. Selain mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan laut sebagai kebutuhan, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu beradaptasi dengan kebiasaan baru berdasarkan protokol kesehatan Covid-19 untuk melakukan aktivitas sehari-hari belajar selalu memakai masker dan menjaga jarak atau jarak sosial dari diri sendiri. Dan sering-seringlah mencuci pakaian. Cuci tangan pakai sabun dan bilas dengan air ledeng.

Zulistian berharap sosialisasi keselamatan laut secara terus menerus oleh Administrasi Umum Perkapalan dapat memberikan nilai positif dengan meningkatkan kesadaran dan menanamkan budaya yang vital untuk menjaga keselamatan kehidupan di laut. Penyelenggara pelayanan publik yang menggunakan jasa dan angkutan laut serta angkutan nelayan memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berharap seluruh lapisan masyarakat khususnya kawasan pelabuhan Citus Tangerang dapat secara konsisten bersinergi untuk terus melaksanakan kesepakatan kesehatan Covid-19 demi tercapainya keselamatan dan keamanan transportasi laut.

Informasi lebih lanjut silahkan tonton Kegiatan sosial.Keamanan maritim tahun 2020 diatur dengan arahan umum angkutan laut, termasuk arahan kekuatan maritim dan penjaga pantai pelabuhan Cituis Tangerang, termasuk kepala otoritas pelabuhan tingkat-V dan unit pengelolaan kantor pelabuhan Kepulauan Seribu, dan unit pengelolaan pelabuhan tiga tingkat Karangantu ( UPP) Direktur Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, perwakilan Dinas Pariwisata DKI Jakarta dan Kepala TNI AL di wilayah kerja pelabuhan Cituis, serta kontraktor maritim dan nelayan dari pelabuhan Cituis. (*)

Tinggalkan Balasan