2020-11-29 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mendukung promosi proses pembinaan nasional (platnas).

Pada Senin (12/10/2020) sore, Menpora Zainudin Amali dari Indonesia mengikuti Memorandum of Understanding (MoU) untuk memberikan pelatihan nasional dan pembinaan jangka panjang untuk renang dan Pencak Silat. — Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh pimpinan proyek (PPK). Sekretaris Jenderal PB PRSI Ali Andi Patiwiri dan Sekretaris Jenderal IPSI Erizal Chaniago di Wisma Kemenpora (Wisma Kemenpora) Jakarta mewakili Yayan Rubaeni dari Pertunjukan Olahraga Nasional (PPON). Dapatkan Olimpiade 2021 dan SEA Games dari pengajuan proposal Rp. 1.596.000.000, -pendapatan yang disetujui. 1.201.800.000, – sedangkan untuk IPSI direkomendasikan Rp. 7.853.523.726, -telah disetujui sejumlah Rp. 3.891.159.000, -.

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, pendampingan fasilitasi terhadap lanau dan organisme air telah melalui proses peninjauan yang transparan dan bertanggung jawab. Bantuan yang diberikan oleh Dinas Olahraga Pemuda kepada para orang tua olah raga berdasarkan hasil ujian dan proposal yang diajukan. “Katanya.

“ Bantuan mudah semacam ini tidak hanya untuk peningkatan tata kelola internal Kementerian Pendidikan, tetapi juga untuk Kementerian Olahraga Pemuda dan Persatuan Orang Tua Olahraga. Ia mengatakan: “Olahraga dapat dicapai tanpa campur tangan semua pihak yang merusak rezim. Untuk Punka Silat, Menteri Pemuda dan Olahraga RI menyatakan bahwa masyarakat Indonesia menginginkan kegiatan olahraga awal negara-Penkas. · Sirat telah menjadi pilihan yang ideal bagi masyarakat. Sebagai salah satu cabang olah raga olimpiade, ia berharap mimpi ini bisa menjadi tanggung jawab bersama.

“Kita bekerja sama dan berharap mimpi itu menjadi kenyataan. Kita ikut dalam upaya menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Permainannya, sisa 12 tahun. Setidaknya dapat berpartisipasi dalam Olimpiade Paris 2024. Ia menambahkan, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak membiarkan diri kita disambut hanya oleh penyelenggara, tetapi kita juga harus bangga dengan prestasi kita, khususnya Punka Serrat yang memiliki banyak angka untuk menghasilkan medali. Dia menambahkan.

Tinggalkan Balasan