2020-11-29 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menyatakan Indonesia memiliki empat kondisi ketenagakerjaan yang positif sebelum wabah Covid-19. Dalam survei BPS terakhir pada Februari 2020, angka pengangguran turun menjadi 4,9%. Tren positif tidak terlepas dari kerja keras pemerintah dan para pemangku kepentingan ketenagakerjaan, terutama dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas, menjaga hubungan interpersonal, mendukung peluang kerja, dan berbagai program yang ditujukan untuk memperluas kesempatan kerja.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan dalam jumpa pers bertajuk “Press Conference”: “Pandemi Covid-19 mempengaruhi lingkungan kerja, termasuk peningkatan jumlah PHK. Pada Kamis (18/6/2020), Kamis (18/6/2020). “Managing the Impact Covid-19 on Work” yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta. -Menaker Ida mengakui bahwa pandemi Covid-19 telah mempengaruhi semua bidang ekonomi, terutama di sektor tenaga kerja. – By Covid Jumlah pekerja yang terkena pandemi -19 telah mencapai 1,7 juta, baik formal maupun informal. “Kita juga perkirakan akan lebih banyak pengangguran, diperkirakan 2,9 hingga 5,23 juta. Ida Fauziyah mengatakan: “Kami sedang bekerja keras untuk menekan angka pengangguran agar tidak melebihi dua digit.” – Menteri Sumber Daya Manusia Ida berharap investasi akan terus tumbuh sebelum akhir tahun ini agar dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Kami berharap dunia usaha terus berkembang. Guna menggerakkan roda kegiatan ekonomi, Meinak Ida mengatakan:“ Langkah ini pada akhirnya akan menyerap tenaga kerja lagi. Ia mengatakan: “Dalam transisi ke normal baru, diharapkan arus investasi akan terus tumbuh hingga akhir tahun ini untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. — Untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap dunia kerja, Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) merumuskan enam kebijakan strategis. Keenam langkah mitigasi tersebut merupakan rencana stimulus ekonomi perseroan untuk Hindari PHK Kedua, insentif pajak bagi pekerja.

Ketiga, jaring pengaman sosial melalui program bantuan sosial bagi pekerja tetap dan informal.

Keempat, mengutamakan mereka yang telah di-PHK. .. Perluasan rencana industri padat karya. — Keenam, melindungi pekerja migran Indonesia (PMI) di negara pemukiman kembali dan setelah kembali ke negara asalnya. Menaker Ida mengatakan: “Fokus kembali pada anggaran dan ubah kebijakan dengan mempertimbangkan kelangsungan usaha Seks dan perlindungan karyawan. (*)

Tinggalkan Balasan