2020-11-29 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Ketua Pokja Penanggulangan Covid-19, Letjen TNI mengatakan, penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 membutuhkan pihak yang kooperatif dari semua pihak, terutama dalam pelaksanaan 3M. Berolahragalah (cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak) dan berusahalah meyakinkan masyarakat untuk memperhatikan bahaya Covid-19. Pembicara dalam rangkaian virtual webinar yang diselenggarakan Partai Golkar di Jakarta pada Selasa (20 Oktober 2020). — Pemulihan kesehatan, ekonomi, Pilkada Bangkok memenangkan seri webinar yang merupakan bagian dari perayaan HUT ke-56 Partai Gorka, dan juga mengundang para pemimpin daerah sebagai pembicara tamu, termasuk Kabupaten Tangerang Raja, Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indrianne dan Bupati Egusem Piether Timor Tengah dan Selatan.

“Covid-19 bukan rekaan apalagi konspirasi. Masalah yang dihadapi Covid-19 saat ini adalah masih ada masyarakat yang tidak percaya dengan pandemi Covid-19,” kata Duny.

Menurut Duny, menjadi tantangan bagi semua pihak untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat agar memahami bahaya Covid-19 secara nyata.

“Kita harus terus memberikan klarifikasi dan penjelasan tentang Covid-19, karena Covid-19 ibarat” malaikat maut “bagi para lansia,” ujarnya. Ia bekerja keras untuk berkoordinasi dengan menteri dan menteri lainnya sehingga tren saat ini adalah mengurangi kasus Covid-19- “tapi sekarang ada kekhawatiran baru, dan presiden mengingatkan bahwa telah terjadi lonjakan kasus akibat libur panjang.” Duny melanjutkan dengan mengatakan bahwa kesepakatan kesehatan utama 3M tidak cukup, dia membutuhkan lebih banyak iman dan dedikasi dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Oleh karena itu tingkatkan keimanan, keamanan, kekebalan dan jagalah hatimu. Selain itu, sabar patuhi peraturan pemerintah,” terangnya.

Tinggalkan Balasan