2020-11-29 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan pegawai Kementerian Pertanian nyaris memproduksi halal ganda halal dalam suasana Idul Fitri di Ruang Perang Pertanian Kementerian Pertanian (AWR). Pertanian, Selasa (26/5). Acara ini terkait dengan 650 saluran perkantoran, seperti halnya pegawai Kementerian Pertanian Indonesia. Anda pasti telah melakukan kesalahan dan kesalahan di sepanjang jalan. Menurutnya, Idul Fitri adalah motivasi untuk kembali ke Fitra, karena kita ingin saling memaafkan sehingga menjadi suci.

“Mohon maaf, ini sangat penting. Beban kebencian dan rintangan harus kita lepaskan. Mari kita perkenalkan ini” tidak hanya untuk menyesal, tetapi juga kita dapat menyelesaikan tugas secara proporsional, rasional dan normatif. “

Alkitab halal online diakui SYL sebagai pengalaman pertamanya, berbeda dengan tahun sebelumnya. Menurutnya, semua pihak harus bisa memanen esensi dan hikmah pandemi COVID-19 .– – “Atas pandemi ini, kami bersyukur keberadaan teknologi informasi, kecerdasan buatan dan teknologi canggih bisa mempersatukan kami. Kita harus bisa menyelamatkan nyawa besok. Hari ini pasti lebih baik dari kemarin.

Saat ini, SYL mengingatkan Kementerian Pertanian bahwa sama sekali tidak mengandalkan impor atas nama kemerdekaan nasional. Bisnis pangan 267 juta rakyat Indonesia belum dikelola dengan baik. Ia mengatakan: “Impor tidak dilarang, tetapi negara ini Kemerdekaan tidak bisa disandera. Jika demikian, kita harus melipatgandakan usaha kita. Para petani harus terinspirasi dan selalu didorong. “-Ini sebabnya Menteri Pertanian meminta semua jajaran Kementerian Pertanian untuk melanjutkan. Kalaupun ini hanya selangkah, bahkan dalam kondisi yang terbatas seperti itu sangat bersemangat dan tidak boleh menyusut. Integritas karyawan sekarang harus melampaui da, dan mereka tidak bisa bekerja jika mereka bersemangat. Tidak ada pikiran dan tindakan biasa. Itu harus digunakan di luar kotak. SYL berkata: “Kita tidak boleh membiarkan negara besar ini mendapat masalah.

Tidak cukup hanya menggunakan SYL untuk memperlakukan sektor pertanian hanya dengan mengandalkan sarana teknis. Menurutnya, rekayasa sosial pertanian juga diperlukan. Jauh di lubuk hati, penuh kasih sayang.

Acara virtual dan menyenangkan ini memimpin Itu akhirnya meminta maaf kepada semua karyawan, terutama jika dia melakukan kesalahan selama tahun pertama di Kementerian Pertanian dan melakukan kesalahan.

Tinggalkan Balasan