2020-11-28 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sosial terus meningkatkan, memperkuat dan memperluas cakupan pelayanan sosial. Kementerian Sosial memberikan layanan kepada masyarakat bawah di desa dan jalan melalui Pusat Perlindungan Sosial (Puskesos). Menteri Sosial -RI Juliari P.Batubara mencontohkan, dalam Rencana Prioritas Teknologi TA 2021, tujuan Kemensos adalah memberikan dukungan kepada 880 desa / komunitas yang sedang mengembangkan Puskesmas dan 300 kabupaten / kota yang sedang mengembangkan layanan rekomendasi komprehensif. Sistem (SLRT).

“Dukungan anggaran tentu sudah kita siapkan. Pada saat yang sama, rencana optimalisasi anggaran kita finalisasi. Setelah optimalisasi kita alokasikan untuk penguatan dan pengembangan Puskesmas dan SLRT pada TA 2021”, ujar Mensos Jakarta ( 03/09/2020). Dalam memberikan pelayanan kepada Jawa Barat melalui video conference, Mensos mengklarifikasi bahwa berbagai dukungan praktis tersebut dilaksanakan untuk menjamin kenyamanan dan kecepatan akses perusahaan terhadap pelayanan sosial. Pemberdayaan Sosial, Edi Suharto.

“Keberadaan Puskesos berarti mendekatkan pelayanan kepada yang membutuhkan. Ia mengatakan dalam webinar tersebut:“ Sehingga masyarakat tidak terlalu banyak mengeluh atau melaporkan apa yang diinginkannya. Pelayanan Kesejahteraan, ”(Kamis, 9 Maret 2020). Di sisi lain, Mensos merekomendasikan agar pemerintah daerah mendorong partisipasi yang kuat dalam anggaran untuk mendorong perkembangan Little Mascus di daerahnya masing-masing. Karena saat ini Kementerian Sosial juga mengemban tugas lain. , Dan difokuskan pada program yang memberikan bantuan langsung kepada orang yang terinfeksi Covid-19.

“Layanan perlindungan sosial harus transparan dan mudah diakses. Kedepannya, Puskesos juga akan berpartisipasi dalam Pendataan Perlindungan Sosial Menyeluruh (DTKS). Tahun ini telah diterbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang terdiri dari tiga menteri, yaitu Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Sosial tentang peraturan pendataan di daerah yang harus dimutakhirkan secara berkala, ujarnya.

Sebagai keynote speaker, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sangat berterima kasih kepada Kementerian Sosial yang telah mengambil tindakan konkrit dan cepat merespon permasalahan sosial. “Saya ucapkan terima kasih kepada Kemensos khususnya Mensos atas semuanya. Mensos tahu konsep apa yang harus dilakukan jasmani dan rohani, dan dia langsung bermasalah. Ridwan Kamil mengatakan. Pemprov Akan terus meningkatkan dukungan dan bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk memperkuat rencana pembangunan perlindungan sosial. (*)

Tinggalkan Balasan