2020-07-09 |  Kilas Kementerian

Pandigram TRIBUNNEWS.COM-Kepala Dinas Pertanian Pandeglang Budi Januardi dan petani dari Hauka Tutul (Poktan) tim pertanian Sukasari di desa Sukasari, wilayah Pulosari melakukan panen pertama padi tadah hujan, Selasa 4 April 2020) .————————————————————————————————————————————————————————————– Budi berkata: “Di masa lalu, tanah ini tidak digunakan sebagai tanaman pangan.

Baca: Menteri Pertanian SYL: Minat masyarakat untuk berbelanja di Mitra Tani meningkatkan pasar

Budi Dikatakan bahwa 13 hektar padi tadah hujan ditanam di daerah tersebut, 9 hektar di antaranya dibantu oleh Pusat Evaluasi Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian untuk membantu pemerintah, dan 4 hektar swasembada oleh petani. Untuk 25 kg / hektar, dan digunakan untuk bantuan pupuk organik, Yaitu urea, SP26, NPK dan jeruk nipis. Budi mengatakan: “Pada saat yang sama, varietas benih yang ditanam meliputi empat varietas, yaitu Situ Bagendit, Invago 8, Invago 10 dan Invago 12”.

Budi Januardi berterima kasih kepada petani atas antusiasme mereka , Terutama provitas petani varietas Invago yang berkontribusi pada Pokur Haur Tutul yang berproduksi tinggi mencapai 7,3 ton / ha, sedangkan varietas Situ Bagendit 4,5 ton / ha

baca: tidak ada penurunan, sejak awal tahun ini dari Sumatera Utara Pada saat yang sama, kelapa parut diekspor dari Cina — Pada saat yang sama, Bupati Pandeglang Irna Narulita menjelaskan bahwa pada bulan Maret hingga Mei 2020, diperkirakan 48.934 hektar padi akan dipanen, di mana 157.405 ton beras kering diproduksi dengan area padi besar Hingga 57.762 Elna mengatakan bahwa total area 10342 hektar padi tadah hujan. – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebelumnya telah meminta semua kepala pertanian dan kantor untuk berkomitmen kepada pemerintah daerah dan perusahaan pertanian lainnya untuk persiapan. Makanan 267 m membutuhkan jiwa jutaan orang Indonesia. SYL mengatakan dalam konferensi video dengan kepala Dinas Pertanian Indonesia pada hari Jumat (3 Maret 2020): “Mari kita selesaikan masalah pertanian ini dengan tulus, kita semua Siap menjadi pahlawan. “

Tinggalkan Balasan