2020-11-28 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan rasa terima kasihnya saat menyaksikan bulan purnama. Dalam akun Instagramnya @smindrawati, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dua hal tersebut.

Pertama-tama, karena Sang Pencipta memberinya kesehatan dalam proses mencoba untuk bangun. Kedua, implementasi rencana jaminan sosial dengan hasil yang luar biasa. Dia mengatakan dalam pesannya pada 4 Agustus bahwa anggaran sebesar 85,34 miliar rupee telah dibuat di bidang perlindungan sosial.

Menurut Menteri Keuangan, detail pencapaian tujuan ini termasuk perlindungan sosial. Data tersebut telah didistribusikan kepada 40 juta orang miskin. Kami dirugikan dalam bantuan Proyek Keluarga Harapan (PKH). 80 juta orang mendapat kartu sembako dan 40 juta mendapat bansos. Hingga hari ini (8 Agustus 2020), postingan tersebut masih dibanjiri komentar.Hampir semua komentar positif dan memuji pemerintah.

Baca: Millennium Organization mendukung sikap Menteri Sosial yang melarang anggotanya bergabung. Parpol yang tidak lagi menjadi koordinator PKH -Presiden Joko Widodo sebelumnya telah mendesak para menteri untuk meningkatkan pencapaian anggaran yang bertujuan untuk menopang beban belanja masyarakat yang terkena pandemi COVID-19 dan menggairahkan perekonomian. Presiden juga menyampaikan penyerapan terbesar ada di bidang perlindungan sosial yaitu sebesar 38%. — Pernyataan Menkeu Sri Mulyani selaras dengan sense of crisis, sense of crisis adalah pesan dari presiden, dan juga merupakan upaya yang keras, terencana dan terarah. Menteri Sosial Julia Li P Ditunjukkan. Dan para mitranya mendorong dan memperkuat berbagai upaya pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19, terutama melalui program bantuan sosial (bansos). Sama seperti Menteri Keuangan. Harapannya adalah harapan kita bersama. Seperti yang dikatakan Menteri Keuangan, pemerintah sedang bekerja keras untuk mengatasi dampak pandemi. Anggaran Kementerian Sosial untuk realisasi program bansos memang terus meningkat. Saya terus mendorong Kementerian Sosial untuk menjaga dan meningkatkan hasil anggaran agar masyarakat bisa merasakan dampaknya. Menteri Sosial Julia Li mengatakan, Jumat (7/8/2020).

Di bawah kepemimpinan Menteri Sosial Julia Li, pelaksanaan anggaran Kementerian Sosial terus meningkat yang menunjukkan prestasi.

Misal dengan anggaran Rp 124,76 triliun, pencapaian anggaran Kementerian Sosial mencapai 59,41% pada 6 Agustus 2020. Ini tertinggi di antara lima kementerian dan yang tertinggi adalah kinerja anggaran rata-rata 46,41%. — Pada hari yang sama, dari 34 kementerian dan komisi, nilai realisasi anggaran 59,41%, peringkat kedua bidang sosial. Rata-rata pencapaian anggaran 34 kementerian adalah 46,62%.

Pencapaian tinggi ini sejalan dengan pedoman Presiden Joko Widodo dalam beberapa pertemuan dengan para menteri, sehingga berbagai kementerian / lembaga segera meningkatkan anggaran belanja untuk menggairahkan perekonomian. -Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Kementerian Sosial saat ini terus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Untuk bansos khusus terkait COVID-19 yaitu Bansos Pangan Pokok (BSS) dan Bansos Tunai (BST) sudah memasuki tahap kedua. -Di Jakarta dan Bodhtabek, telah didistribusikan ke BBS tidak kurang dari 1,9 juta dinar Kuwait. Adapun BST, kecuali penerima PKH dan kartu sembako sudah mencapai 9 juta KPM. Nilai perpanjangan BSS dan BST dari Juli 2020 hingga Desember 2020 adalah Rp 300.000 / KPM. (*)

Tinggalkan Balasan