2020-07-09 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pertanian (Mandan) Syahrul Yasin Limpo menjamin bahwa permintaan pangan pada tahun 2020 aman dan terkendali. Syahrul melaporkan situasi kemarin (17/2) pada Rapat Gabungan Komite Keempat Parlemen Indonesia di Gedung Parlemen Jakarta. “” Dalam dua bulan ke depan, kita akan menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Dalam hal ini, kita harus melakukan beberapa hal, termasuk menjaga permintaan pangan pada tahun 2020. Menteri Pertanian mengatakan: “Kehendak Tuhan, kebutuhan pangan yang aman.” Membaca: Kebijakan Anak Nasional adalah pengusaha nasional untuk meningkatkan jumlah ibu rumah tangga – menurutnya, Kementerian Pertanian juga berharap bawang putih, bawang, dan paprika rentan terhadap fluktuasi. Beberapa harga produk dasar: “Misalnya, kami memiliki pasar yang murah dan melakukan produksi dalam negeri.” – Sebagai referensi, Kementerian Pertanian telah menghasilkan makanan strategis dalam menanggapi permintaan 2020. -Untuk alasan ini, output beras konsisten dengan angka 59,15 juta ton, diikuti oleh output jagung 24,17 juta ton, kedelai 420.000 ton, bawang 1,66 juta ton, lada besar 1,35 juta ton, dan lada 1,47 juta ton.

Baca: Berinvestasi dalam bisnis memasak lemari dapur berisiko rendah — Selain itu, tujuan Kementerian Pertanian adalah untuk memproduksi 769 ton kopi, 72.000 ton, kakao 771 ton, 89.000 ton kakao, dan 36.740.500 ton karet. “Dia berkata,” katanya. “Dengan data produksi ini, pemerintah memastikan tidak akan mengimpor beras karena ada lowongan antara Januari dan Maret. Awal yang baik. Selain itu, stok beras pada akhir Desember adalah 4.514.280. Di antara mereka, perkiraan produksi mencapai 14.211.295 dan perkiraan permintaan 12.601.151.

“Sir, kami juga memiliki sinergi dengan penggilingan dan Brog dalam penyerapan pasca panen. Pak, jadi pengelolaan pertanian tidak mudah. Pak, kita harus berurusan dengan cuaca dan perubahan iklim. “Hama dan orang yang ingin membangkitkan minat. Karena itu, di tangan kita, kita harus bisa mengisi perut 267 juta orang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan