2020-11-11 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Selebriti, Anggota Panitia Keenam DPR RI, Tommy Kurniawan pun mengomentari perbincangan hangat hasil penelitian kalung aroma kayu putih oleh Kementerian Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Bali).

Menurut Tommy, kalung ini merupakan kalung yang sangat menjanjikan. Terbukti adanya tanaman rempah-rempah nasional yang memiliki khasiat istimewa, oleh karena itu sebagai negara yang subur, inovasi anak-anak di negeri ini harus didukung dan diapresiasi semua pihak.

“Kalung kayu putih merupakan produk asli Indonesia. Saya sangat bersyukur bisa menciptakan inovasi ini,” ujar Tommy melalui akunnya. Instagramnya, @ tommykurniawan, Kamis (16 Juli 2020) -Tommy mengatakan aroma dan terapi yang dihasilkan dari kalung kayu putih bisa dengan cepat merelaksasikan tubuh dan pikiran. Ia yakin kayu putih memiliki aroma unik yang membuat lebih mudah bernapas.

“Saya merasa seperti saya menggunakan minyak angin, tapi saya tidak perlu mengaplikasikannya,” kata Tommy.

Di saat yang sama, Chairul Anwar Nidom, Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga (Unair), mengatakan inovasi ini sebagai jawaban atas pandemi jamu Covid-19 Indonesia. “, katanya.

Menurut Nidom, biasanya dilakukan tiga tes. Bahan dasarnya diuji dulu, dalam hal ini 1,8 cineole untuk target (misalnya kayu putih). Biasanya tidak Terlalu banyak variabel yang mempengaruhi lingkungan dilakukan secara in vitro.

Kedua, preparasi diuji. Setelah bahan awal ditambahkan dan bentuk pemberian (seperti collar atau inhalant) ditentukan, maka harus diuji melalui uji praklinis Tes menggunakan hewan laboratorium. Yang ketiga melibatkan uji klinis. Dia menyimpulkan: “Jika ingin menggunakan obat untuk perawatan di rumah sakit atau klinik, Anda harus melakukan tes ini. “(*)

Tinggalkan Balasan