2020-11-10 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pasca keluarnya Surat Edaran Kementerian Perhubungan 2020 SE 12, arahan tersebut terkait dengan petunjuk pergerakan manusia di laut selama periode baru dan biasa pandemi Covid-19, beradaptasi dengan masyarakat yang produktif dan aman. Ikuti para pionir transportasi laut untuk membantu mobilisasi masyarakat di daerah tertinggal, terpencil dan perbatasan khususnya di kawasan timur Indonesia.

Salah satunya adalah navigator KM. Belt Nusantara 29 lepas landas dari dermaga Pelabuhan Biak pada Minggu (14/6), membawa 239 penumpang menuju Pelabuhan Jayapura.

Menurut Kepala Otoritas Pelabuhan Biak III (KSOP) dan Kantor Otoritas Pelabuhan, Oktovianus C. Karubaba, dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru ini, operasi angkutan laut di pelabuhan Biak tetap berpedoman pada SOP Protokol kesehatan Covid-19 untuk menjaga jarak, menggunakan masker dan sering mencuci tangan agar tetap bersih.

“Semua kru melakukan quick test sebelum meninggalkan kapal, menyemprotkan disinfektan di kapal, memeriksa dokumen penumpang bila perlu, dan harus menyelesaikan pemeriksaan selama inspeksi. Kelompok kerja Biak Numfor Covid-19 lolos lulus, kartu kuning, Surat kesehatan dari dinas kesehatan dan petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Pelabuhan Biak, ‚ÄĚkata Oktavian.

Selain itu, kapal perintis KM. Sabuk Nusan tara 29 juga dikawal oleh petugas dari Provinsi Papua (termasuk 2 (dua) orang dokter, 4 (empat) orang petugas dari Dinas Perhubungan Provinsi Papua, dan 4 (4) agen dari Satpol PP Biak Numfor. Perintah dari agen kapal PT. Fajar Lintas Biak. – Ditambahkannya, rapid test tidak hanya dilakukan pada penumpang saja, namun dinas kesehatan setempat juga melakukan rapid test terhadap seluruh awak KM Belt Nusantara 29.- — “Mengenai situasi ini, kami menyarankan agar dalam melakukan operasi angkutan laut di Pelabuhan Biak, semua pihak termasuk pejabat lapangan, operator kapal dan masyarakat harus bersama-sama berpartisipasi dalam pelaksanaan penyesuaian pabean baru ini, dan Patuhi disiplin secara ketat, Oktavianus menyimpulkan harap terapkan Covid-19 agar kegiatan angkutan laut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Tinggalkan Balasan