2020-11-10 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM di Semarang-Ivan Pradipta Mahasiwa meraih gelar bintang tiga Adhi Makayasa dan dilantik sebagai Akademi Kepolisian Semarang ( Akpol) lulusan terbaik. Penghargaan tersebut merupakan cara Ivan untuk sukses dalam penegakan hukum.

Saat Ivan menerima penghargaan ini, senyumnya seperti Nur Umami Diana atau biasa dipanggil Diana. -Wanita yang menjadi partner di bidang teknik infrastruktur di Kabupaten Kendal ikut berperang sebagai asisten pedesaan.Dia menyekolahkan Ivan hingga berhasil menjadi pimpinan akademi kepolisian pada tahun 2020.

Baca: Setelah animasinya dibekukan, BUMDes muncul kembali. Diana mengatakan, Rabu (20/7/20): “Untuk mobilisasi revitalisasi ekonomi, ini berkah Gusti Allah, kampung halaman dukungan rekayasa infrastruktur . “

Abdul Halim Iskandar, Menteri Imigrasi dan Pedesaan Daerah Miskin, mengetahui bahwa kisah sukses perjuangan Diana di antara kedua putranya adalah yang terbaik, sangat Bersyukur-karena rencana yang dilaksanakan oleh kementerian di bawah kepemimpinannya berdampak positif dan manfaat besar bagi Diana. — Bukit Tersembunyi di Desa Julu di Monbang

“Julukan Gus mengatakan:” Kisah Diana bisa menginspirasi kita semua dengan profesi apapun, sehingga kita mau bekerja keras , Bekerja dengan ikhlas, dan Insya Allah akan mencapai hasil yang baik. — Menteri Gus juga mendorong para kepala desa lainnya untuk bekerja keras membangun desa dan mengkritik masyarakat agar menjadi lebih baik. Menteri Gus mengatakan: “Ini bagian dari upaya dan pengabdian kami kepada desa. : Untuk membangkitkan perekonomian pedesaan, Kementerian Kesehatan memberikan bantuan khusus kepada BUMDes-Diana telah menjabat sebagai fasilitator desa dari Departemen Teknik Infrastruktur PDTT Perdesaan dan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan (P3MD) sejak tahun 2016. Kendal, Provinsi Jawa Tengah 2016 hingga sekarang.

Diana rajin dan bertanggung jawab, “membantu pemerintah desa dan masyarakat pedesaan khususnya di bidang infrastruktur.”

Penda rencana mpingan Desa sudah disahkan sejak 2015 Sejak saat itu, Joko Widodo, Menteri Presiden Republik Indonesia, menjabat di Kementerian Desa, Daerah Miskin dan Urusan Keimigrasian (Kemendes PDTT). Misinya membantu desa memperkuat tata kelola desa, kerja sama desa, dan pengembangan BUM Desa sebagai masyarakat. Bagian dari pembangunan dan peningkatan desa maju, mandiri dan sejahtera.

Baca: Menteri Desa dan PDTT: 88% petani dan pekerja mendapatkan BLT Dana Desa

Oleh karena itu, lulusan Teknik Sipil ini terus membantu desa di bidang teknik infrastruktur sekaligus pemberdayaan masyarakat Komunitas-komunitas inilah yang kemudian akan melahirkan kader-kader teknik infrastruktur di desanya. Ibu yang energik memimpin kegiatannya dan memfasilitasi pemangku kepentingan desa pada setiap tahapan kegiatan pembangunan desa (termasuk tahapan perencanaan, penetapan dan tanggung jawab).

Tinggalkan Balasan