2020-11-10 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi Covid-19 menggunakan metode tes swab PCR mulai Senin hingga Senin. Selasa (24-25 / 8/2020) di gedung kantor imigrasi Kuningan Jakarta.

Sebanyak 675 karyawan lulus uji kapas untuk memastikan bahwa setelah 5 (lima) karyawan negara mereka terbebas dari wabah Covid-19, sebagian dari Departemen Imigrasi Dtijen tertular Covid-19.

Sebelumnya, manajemen konstruksi umum imigran telah dikunci selama 10 hari dari 12 hingga 21 Agustus 2020 untuk desinfeksi. Usai mengunci gedung perkantoran dan melakukan uji sampel, Departemen Imigrasi juga akan melakukan penelitian terhadap petugas lokasi yang berhubungan dekat dengan agen yang aktif berhubungan dengan Covid-19.

Pekan lalu, Menteri Pertahanan Hukum HAM RI Yasonna H Laoly menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memperhatikan badan layanan publik sesuai dengan regulasi kesehatan. Pemeriksaan kesehatan rutin seperti pemeriksaan cepat dan pemeriksaan swab dilakukan.

Keterbukaan informasi juga harus ditekankan untuk melacak kontak positif dan kontak dekat untuk memutus rantai penularan penyakit menular. Serahkan Covid-19 ke Direktorat Jenderal Imigrasi. Menkumham juga berpesan jika pejabat terpapar Covid-19, gedung perkantoran harus dikunci. -Selain memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan keimigrasian. (*)

Tinggalkan Balasan