2020-11-09 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pada puncak Rapat Koordinasi Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Nasional 2020 yang diselenggarakan secara online pada Selasa (22/9) pagi, Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Republik Indonesia (Menkeu), menyerahkan penghargaan kepada kementerian / Badan Pengawas Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI) atas dasar penilaian, berbagai instansi dan pemerintah kota. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali serta jajaran pimpinan K / L dan Pemdakabkot lainnya justru turut berpartisipasi di venue masing-masing. Penghargaan tersebut terbagi dalam tiga kategori yaitu penghargaan pertama dari kementerian / lembaga (K / L) dan pemerintah daerah, daerah, dan kota (Pemdakabkot) yang telah dinilai secara berkala oleh WTP selama 10 kali berturut-turut. Yang kedua adalah 5 kali lipat dari WTP, dan yang ketiga perolehan WTP pada tahun anggaran 2019.

Bagi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) ini suatu kebanggaan, karena di multiple K / L dan lainnya Sementara Pemkot meraih kategori penghargaan, “Laporan Keuangan 2019” berhasil meraih WTP. Lebih khusus lagi, sejak terakhir kali kami mendapatkannya pada tahun 2009, kami telah mencapai tujuan ini dalam waktu 10 tahun menunggu.

“Kami terus berikan apresiasi dan apresiasi, karena sepuluh kali berturut-turut menjaga konsistensi bisa dimanfaatkan, misalnya bagi siapa saja yang terus mendapatkannya. Jaga dan perbaiki karena itu indikator perbaikan tata kelola keuangan negara,” kata Sri Mulyani . Ia mengatakan: “Bagi yang belum melakukannya, kami terus berharap dapat mengambil tindakan yang efektif dan terukur untuk menindaklanjuti review BPK RI hasil audit eksternal kami,” ujarnya.

Di saat yang sama, Menteri Olahraga Pemuda RI Zainudin Amali mengatakan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi Kemenpora untuk memperbaiki tata pemerintahan dan reformasi birokrasi. — “Kemenpora sudah mencapai hasil yang memuaskan. Zainudin Amal menyatakan bahwa yang namanya WTP harus dijaga dan menjadi tanggung jawab keuangan negara. Dalam“ Anggaran Kemenpora ”termasuk keuangan negara-negara tersebut.

Tinggalkan Balasan