2020-07-09 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka melaksanakan Rencana Pemisahan Lalu Lintas (TSS) sepenuhnya di Selat Sun Ta dan Selat Lombok pada tanggal 1 Juli 2020, Departemen Perhubungan AS akan menyelenggarakan patroli maritim melalui departemen transportasi laut pada tanggal 23 Juni 2020 dan 2020 Pada 27 Juni 2015, di zona keamanan Selat Sun Ta dan Selat Lombok, temanya adalah “ Patroli dan penegak hukum sebagai bagian dari Sistem Isolasi Lalu Lintas Selat Lombok Strait Lombok (TSS). –Menurut Ahmad, kepala Penjaga Pantai dan Laut (KPLP), tujuan dari langkah ini adalah untuk menyediakan pasokan ke Layanan Personel Transportasi Maritim, terutama untuk kapal-kapal patroli ABK dan personel VTS, untuk Memahami mekanisme operasi patroli Selat Sun Da dan Selat Lombok dan proses perencanaan penerapan hukum, serta sistem dan koordinasi komprehensif di dalam dan di antara arah umum transportasi laut sesuai dengan hukum.

Selain itu, Ahmed menambahkan bahwa latihan ini juga bertujuan untuk mendukung realisasi Indonesia sebagai poros laut global, khususnya untuk meningkatkan kemampuan perencanaan dukungan logistik untuk mengendalikan operasi darat. — “Dalam latihan ini, Departemen Kelautan akan mengerahkan enam (enam) kapal patroli KPLP untuk melakukan misi penegakan hukum maritim, yang meliputi penyelidikan, identifikasi, penuntutan, penangkapan, dan verifikasi sesuai dengan prosedur dan prosedur yang benar. , Investigasi dan penyelidikan Ahmed berkata- “dekrit.” Untuk enam (enam) kapal patroli, masing-masing adalah KN Trisula P.111, kapal patroli MDPV tipe 1, KN Alugara P.114, kapal patroli MDPV kelas 1 , KN Clurit P -.203 tipe 2 patroli kapal, KN. Kundrick P.204 Patroli tipe 2, KN Bellati P.205 Patroli tipe 2, KN. Tipe kapal patroli adalah Jembio P.215, kelas 2. Selain itu, Ahmad mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan patroli jalan Selat Sun dan Selat Lombok di bidang patroli polisi akan melibatkan 249 orang, termasuk 28 orang yang akan melakukan latihan penyelenggara, pelatihan 20 orang dan 210 peserta pelatihan. “” Beberapa kegiatan yang akan dilakukan termasuk navigasi meja di Kantor Area Navigasi Tanjung Prok Level 1 untuk komunikasi dan pergerakan kapal nasional, persiapan patroli Apple, dan area lalu lintas penegakan hukum 2020 “Keamanan Selat Sun Ta dan Selat Lombok dan latihan lapangan Selat Ta dan Selat Lombok pada 27 Juni 2014,” pungkas Ahmed. (*)

Tinggalkan Balasan