2020-11-08 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Rencana pembangunan food estate atau lumbung baru di rawa-rawa Kalimantan Tengah mendapat dukungan semua pihak. Rencana tersebut diyakini mampu mengatasi kemungkinan krisis pangan dan memenuhi kebutuhan negara. -Riyanto, Peneliti Institut Ekonomi dan Masyarakat (UI) Universitas Indonesia (UI), mengatakan rencana tersebut merupakan program percontohan yang bisa diterapkan di seluruh Indonesia. -Namun sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai pimpinan departemen harus memperkuat komunikasi dan koordinasi antar semua pihak. Khusus untuk empat kementerian yang juga mengikuti program tersebut. Dari segi ekonomi, “kata Rijanto, 27 Juni 2020. Langkah ini penting agar masyarakat sekitar benar-benar merasakan rencana sektor pangan.

” Agar berdampak positif bagi masyarakat setempat. Kemitraan antara petani lokal dan BUMN. Katanya. Riyanto memprakarsai pekerjaan mencetak sawah baru di rawa, dan itu sangat tepat. Selain itu, sangat sulit untuk membuka lahan di Jawa karena harganya yang tinggi. Diperkirakan perlu adanya perubahan teknologi tanam padi di masa depan. Katanya. Sujarwo bukan hanya pertanian Wakil Dekan Bidang Akademik Universitas (FP) Universitas Brawijaya Malang ini juga menilai proyek food park memiliki skala ekonomi yang sangat besar dan merupakan prasyarat untuk modernisasi pertanian. Ia mengatakan: “Ini langkah penting. Namun, pengembangan kelembagaan pertanian perlu mendapat perhatian lebih. “

Tinggalkan Balasan