2020-11-08 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sesmenpora Gatot S Dewa Broto merekomendasikan Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menetapkan batas atas indikatif tahun anggaran 2021 sebesar Rp1.778.129.600.000, dibandingkan dengan batas atas indikatif sebelumnya sebesar Rp2.000.270.668.000. Oleh karena itu, batas maksimal tambahan bantuan teknis yang diajukan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun 2021 adalah sebesar Rp 3.778.400.268.000. Pejabat eselon I Kementerian Pemuda dan Olahraga membahas usulan batas atas indikatif pada sidang (RDP) terkait pendalaman RKA K / L dan RKP. Diputuskan untuk menetapkan target dan unit cost setiap rencana dan kegiatan dalam RAPBN 2021, dan menempatkannya di ruang rapat Komite X XPR RI, ruang rapat Komite X XPR RI, dan gedung Nusantara I di Jakarta. Sesuai surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN Nomor 8 S-376 / MK.02 / 2020 dan B-310 / M.PPN / D.8 / PP.04.02 / 05/2020 Mei 2020, perihal K / L indikatif batas atas belanja. Untuk tahun anggaran 2021, batas atas indikatif TA 2021 tidak memiliki kebutuhan dana yang mencukupi atau tidak dicantumkan, ”kata Sesmenpora, Selasa (30/6/2020) malam. Ia berharap bersama Hetifah Sjaifudian, ketua panitia X DPR RI, Syaiful Huda, ketua panitia X DPR RI lainnya, dan Abdul Fikri Faqih, Wakil Ketua Panitia X DPR RI, serta anggota panitia X DPR RI lainnya, kita bisa mengupayakan lebih banyak anggaran melalui Badan Anggaran DPR RI. Dan termasuk dalam batas anggaran. Pada saat yang sama, tahun fiskal 2021. “Indikatif batas atas itu Rp 2 triliun. Kami ajukan naik Rp1,7 triliun. Semua itu ada alasan jelas apa yang kami jelaskan (bisa diloloskan atau tidak). Saya tidak tahu karena masih tunduk pada Jepang, DPR Mengal akan membahas di sana apakah akan menyetujui harga 1,7 triliun rupee atau lebih rendah. Ya, kami masih optimistis, ”kata Sesmenpora. Prinsipnya, panitia X DPR RI menyetujui pagu indikatif Kemenpora, merekomendasikan melebihi Rs 1,7 triliun pada 2021 DPR RI Hetifah Sjaifudian dari akhir rapat. (*)

Tinggalkan Balasan