2020-11-07 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Di ajang olah raga dunia, Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia akan menjadi salah satu kontributor bahan makanan dan minuman. Demikian disampaikan Pakar Pertanian Kedutaan Besar Indonesia di Indonesia. Kami bertemu dengan Director of Sustainable Development Business of Tokyo Olympic and Paralympic Organizing Committee untuk mempromosikan dan membujuk banyak produk pertanian Indonesia yang dikomersialkan di Jepang, ”kata Kementerian Kehakiman.“ Sri Nuryanti, Kedutaan Besar Pertanian Indonesia di Tokyo, kata Sri Nuryanti Tidak mudah mengatur makanan dan minuman untuk Olimpiade.

“Selain menjadi negara yang menerapkan standar keamanan pangan tertinggi di dunia, kita semua tahu bahwa Jepang juga memiliki masalah ini. Pembangunan pertanian yang berkelanjutan menyediakan makanan dan minuman untuk acara olahraga global ini. Informasi tentang bahan minuman. Sri mengatakan: “Karena promosi ini dan setiap argumen yang kami kemukakan, seperti mengikuti olimpiade itu sendiri, menjadi pemenang dan memenangkan hati Panitia Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo.” – Sebelumnya Menteri Pertanian tegaskan tentang Covid Selama pandemi -19, ekspor produk pertanian harus lebih ekstensif. Menurut dia, ekspor menunjukkan bahwa produk pertanian tidak ada batasan dan harus dijaga pasokannya karena dunia masih membutuhkan pangan, termasuk pala, cengkeh, dan rempah-rempah lainnya.

“Di era Covid-19 seperti ini, kita buktikan bahwa pertanian tidak boleh kita hentikan. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan untuk menyiapkan pangan,” kata Menteri Pertanian Syahrul. Dia juga mencapai aspek keberlanjutan.

“Kita semua siap. Permentan Inggris 2015 No. 11 tentang Sistem Sertifikasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO); telah memperoleh 457 nama perusahaan perkebunan, unit sertifikasi, lokasi, perusahaan, perkebunan Luas areal, rincian produksi minyak sawit mentah (CPO) dan sertifikasi badan sertifikasi ISPO; serta contoh formulir sertifikat ISPO yang diterima oleh 25 perusahaan perkebunan yang diajukan oleh perusahaan pertanian di Tokyo pada tahun 2020, “kata Sri.

Setelah desk review, Sri menjelaskan detail lebih lanjut dan menyempurnakan konten. Tokyo akan mulai mengeksplorasi sertifikat lebih lanjut pada tahun 2020. ISPO untuk kelapa sawit Indonesia .

“Atas dukungan dan perjuangan, akhirnya terbayar. Tokyo akan mengakui sertifikat ISPO sebagai salah satu dari 19 sertifikat yang mengikuti kode sumber pasokan berkelanjutan pada tahun 2020. Sri mengatakan:” Untuk Kayu, kertas, bahan mentah untuk pertanian dan peternakan, pisang, kedelai, persik, dan minyak sawit disiapkan untuk Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade 2020. ——Meski penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 ditunda, semula dijadwalkan digelar dari 24 Juli hingga 9 Agustus. Pada tahun 2020, mulai tanggal 23 Juli hingga 8 Agustus 2021, akibat pandemi Covid-19, Sri mengaku optimis dengan pencapaian tersebut karena memberikan harapan untuk berlanjutnya perjuangan diplomasi sawit tidak hanya di Jepang, Dan juga di panggung global. Ia mengatakan: “Ketika Jepang menerima produk Indonesia, separuh negara di dunia akan melakukannya, karena standar yang diadopsi oleh Jepang sangat tinggi.” — Ia mengatakan bahwa pengakuan Tokyo pada tahun 2020 merupakan implementasi dari pemerintah Republik Indonesia. Sebelum sistem tarif impor, pemerintah Jepang mengakui dan mendorong sertifikat ISPO minyak sawit Indonesia. Mulai 1 April 2021, bahan bakar terbarukan akan dibeli. -Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo adalah komite yang terdiri dari Komite Olimpiade Jepang dan Pemerintah Metropolitan Tokyo. Sejak 24 Januari 2014, sebagai yayasan manajemen publik, ini adalah satu-satunya organisasi yang diakui oleh pemerintah Jepang untuk menyelenggarakan gerakan Olimpiade. Karena itu, pengakuannya cukup representatifKomentar umum.

Tinggalkan Balasan