2020-11-07 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menjaga ketersediaan pangan selama pandemi Covid 19.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Bupati Desa Bayu Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang disela kesibukannya memanen padi pada Sabtu (6/6/2020).

Pada kesempatan ini, Menteri Pertanian Syahrul menegaskan peran pemerintah dalam menjamin keselamatan masyarakat Indonesia dan kebutuhan pangan yang cukup. Dalam hal ini, Kementerian Pertanian telah mengambil langkah-langkah strategis, antara lain percepatan penanaman, diversifikasi pangan lokal, pengembangan lahan rawa, dan penyediaan cadangan beras. ——Menurut Syahrul, pertanian sangat penting untuk menunjang negara guna memenuhi kebutuhan. FAO dan krisis pangan global telah menyampaikan pesan ini, dan harapan tersebut harus segera kita tanggapi, ”kata Syahrul – Menteri Pertanian Syahrul menghadiri pertemuan tersebut Pastikan Karawang, sentra pangan Jawa Barat, bisa menjawab tantangan tersebut. Berkata: “Kami memberikan kemudahan bagi mereka yang memiliki komitmen kuat. ——Sejak awal bulan ini, penanaman padi digencarkan. Tim Kementerian Pertanian segera turun ke lapangan untuk memastikan semua daerah punya suara untuk mempercepat penanaman. 6 juta hektar. Dari Juli hingga Desember, akan ada antara 125.000 hingga 15 juta ton beras. Luas panen Januari-Juni mencapai 5,83 juta hektar dan hasil panen 29,31 juta ton. Hingga akhir Juni, stok beras diperkirakan masih 6,84 juta ton, cukup aman.

Tinggalkan Balasan