2020-11-07 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sosial terus mematangkan penambahan pasien tuberkulosis (TBC) sebagai komponen bantuan sosial dalam program Keluarga Harapan (PKH). Saat sudah dewasa, ia akan mendapat manfaat dari bantuan tuberkulosis. -Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, Kementerian Sosial saat ini sedang berkoordinasi erat dengan kementerian terkait (dalam hal ini Kementerian Kesehatan). Tujuannya untuk mematangkan alokasi anggaran bantuan sosial PKH.

“Kemensos sedang berdiskusi mendalam dengan tim Kemenkes terkait pasien tuberkulosis, termasuk Menteri Sosial DKI Jakarta dalam pernyataannya:“ Jika ada bantuan, apakah itu pembayaran untuk pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan isolasi korban Perawatan, pembelian obat atau yang lainnya harus jelas. ”(18/2020).

Dalam program bansos PKH yang sedang berjalan, ada 7 bidang pendampingan yaitu ibu hamil, bayi, siswa SMP, dan lansia Orang dan penyandang cacat berat. Untuk tuberkulosis masih dalam pertimbangan. (Implementasi), ”kata Mensos.

Namun, Kementerian Sosial menargetkan 9.000 penderita tuberkulosis yang akan masuk dalam PKH bagian kedelapan, dengan indeks bantuan 3 juta rupiah per tahun. Menteri Sosial mencontohkan, penambahan penderita tuberkulosis ke dalam populasi suplemen tuberkulosis merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) yang tidak lepas dari banyaknya penderita tuberkulosis di Indonesia. Penderita TB di kalangan penderita PKH tidak lepas dari tingginya jumlah penderita di Indonesia. Menurut data, ada 1.020.000 penderita TB di Indonesia. Angka ini tentu saja mengkhawatirkan, jika terus meningkat. Menteri Sosial mengatakan: “Bagaimanapun, tuberkulosis adalah penyakit yang bisa disembuhkan. Perlu diketahui bahwa pasien harus minum obat secara teratur, artinya tiga bulan pengobatan. Itu berlangsung selama lima bulan. Ini harus kasus tiga kali seminggu. Jika satu kali terlewat, harus diulang.

Sebagai rencana nasional prioritas, Kementerian Sosial telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30,4 triliun untuk rencana jaminan sosial keluarga, dengan target 10 juta. PKH.

Tinggalkan Balasan